Laworo, Koran Sultra – Lembaga adat “Sarano Liwu” Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), siap mensukseskan segala agenda atau kegiatan Pemerintah, terutama Pemerintah Daerah (Pemda) Mubar. Hal ini sebagaimana dikemukakan Laode Andi Muna, S.Sos, M.Si, selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muna Barat, yang juga sebagai Dewan Pembina Lembaga Adat “Sarano Liwu” ketika berbincang dengan awak media ini, Selasa (18/7) di ruang kerjanya.

“Di Muna Barat memang Kita sudah membentuk Organisasi atau Lembaga adat, yakni Sarano Liwu. Keberadaan lembaga adat ini (Sarano Liwu, red) sangat penting dalam ikut mendorong atau mensukseskan segala agenda Pemerintah, terutama Pemerintah daerah,” Ungkap Laode Andi Muna.

Lanjut salah satu inisiator terbentuknya DOB Mubar ini, lembaga adat yang beranggotakan kurang lebih 250 orang itu, memiliki tugas atau peran penting di tengah Masyarakat. Yakni, selain aktif dalam ikut mensukseskan segala agenda Pemerintah daerah.

Juga keberadaan lembaga tersebut, yakni ikut terlibat dalam menjaga stabilitas (lingkungan kondusif) di tengah Masyarakat. Juga dapat terlibat langsung dalam menyelesaikan atau bertanggung jawab terhadap pelaksanaan segala kegiatan adat –istiadat di Masyarakat.

“Pembentukan lembaga adat (Sarano liwu) merupakan salah satu strategi Pemerintah daerah, dalam menjaga atau mewujudkan stabilitas keamanan (lingkungan kondusif) di tengah Masyarakat. Ini juga demi untuk menjaga kelestarian atau mewariskan nilai- nilai budaya (adat istiadat) di tengah Masyarakat. Termasuk ikut terlibat dalam kegiatan social kemasyarakatan,” tandasnya.

Kontributor : Ronas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY