LUNA SHABRINA, gadis cantik kelahiran Jakarta, 3 Desember 1999 ini sukses dengan peran antagonis-nya di sinetron yang tayang di stasiun TV RCTI

SELEB, KORANSULTRA.COM – Satu lagi artis pendatang baru yang namanya mulai bersinar dalam dunia hiburan Indonesia. LUNA SHABRINA, gadis cantik kelahiran Jakarta, 3 Desember 1999 ini sukses dengan peran antagonis-nya di sinetron yang tayang di stasiun TV RCTI “Dear Nathan The Series” sebagai Dinda, primadona sekolah yang sok cantik dan suka mem-bully. Kemampuan akting Luna yang luar biasa membuat dirinya mulai banyak digemari oleh berbagai masyarakat terutama kaum remaja.

Meski masih tergolong nama baru di dunia Entertaintment, untuk menjadi seorang idola seperti sekarang rupanya Luna sudah memulai kariernya sebagai bintang iklan sejak berusia 6 tahun. Kurang lebih sudah 40 iklan produk pernah dibintanginya sejak kecil hingga remaja seperti Indomilk, Lifebouy, Pizza hut, Exxon Mobil, Bank Standard chartered Indonesia, Walls Ice Cream, Aqua, CFC Indonesia dan lain-lain.

Di umur 11 tahun, Luna mulai terjun ke dunia akting pada tahun 2011 dengan bermain di sebuah film layar lebar produksi Skylar Pictures yang berjudul “Tebus”. Di film bergenre thriller ini, Luna beradu akting dengan Tio Pakusadewo, Sheilla Marcia dan Chintami Atmanegara. “Ini pengalaman akting aku yang pertama, seneng banget bisa main sama om Tio Pakusadewo. Buat aku, itu pengalaman yang luar biasa. Dari situlah aku mulai suka dunia akting”, ucap Luna.

Setelah itu, Luna mendapat kesempatan menjadi peran utama di sebuah TV Series yang berjudul “Duet” dan bermain dengan nama-nama besar seperti Adinia Wirasti, Tora Sudiro, Abimana dan Jajang C. Noor. “Di TV series ini peran utamanya ada 2 orang yaitu Adinia Wirasti dan aku, yang berperan sebagai anaknya. Wah enggak nyangka banget bakal beradu akting sama mereka, apalagi mereka udah punya nama besar di dunia film. Ini membuat aku semakin terpacu untuk bisa berakting dengan baik. Apalagi disini aku juga dituntut bernyanyi. Aku pikir kesempatan seperti ini tidak datang pada semua orang, jadi aku harus memberikan kemampuan terbaikku. Dari mereka, aku belajar banyak tentang dunia akting. Aku memiliki kebanggaan tersendiri karena pernah berakting sama mereka diusia aku yang masih sangat muda”, tutur Luna.

Di tahun 2012, tawaran bermain sinetron pun mulai berdatangan kepadanya antara lain sinetron “Berkah”, “Magic” dan “Yang Masih Dibawah Umur”. Di sinetron “Yang Masih Dibawah Umur” yang ditayangkan di stasiun TV RCTI, Luna berakting bersama Nasya Marcella dan Natasha Wilona dan menjadi salah satu sinetron yang membuat nama Luna mulai dikenal masyarakat luas. Kemudian di tahun 2016, Luna bermain di beberapa FTV yang menambah deret pengalaman beraktingnya seperti “Baby Sitter Reborn” dan “Sewangi Cinta Penjual Bunga”. Di tahun yang sama, Luna kembali disibukkan dengan proses syuting sebuah sinetron remaja terbaru di stasiun TV SCTV yang berjudul “Popcorn”. Sinetron ini cukup menyedot perhatian dari masyarakat dan membuat nama Luna semakin dikenal luas.

Kini di tahun 2017, Luna masuk dalam jajaran artis yang sedang di idolakan masyarakat Indonesia setelah perannya dalam sinetron “Dear Nathan The Series” mencuri perhatian banyak orang. Bagaimana tidak, Luna berhasil memerankan tokoh antagonis di sinetron yang diadaptasi dari novel best seller karya Erisca Febriani tersebut. Disini Luna beradu akting dengan Syifa Hadju yang yang memerankan tokoh protagonis. Sosok Dinda sebagai gadis populer di sekolah namun menyebalkan, sukses diperankan Luna dan membuat namanya semakin dikenal di dunia hiburan Indonesia.

Perjalanan karier seorang Luna Shabrina rupanya tidak selalu berjalan mulus. Luna mengakui untuk berada di posisi sekarang, dirinya juga melalui banyak lika-liku. “Aku juga merasakan ikut proses dari satu casting ke casting lainnya, sampai akhirnya bisa sampai di titik ini. Aku bahkan pernah di calling untuk syuting yang sama sekali aku tidak tahu perannya apa. Sampai lokasi syuting, ternyata aku dapat peran sebagai pembantu rumah tangga. Jujur, aku ini enggak jago masak, jadi aku enggak tahu cara motong bawang yang benar. Alhasil ada lah beberapa adegan yang aku merasakan dibentak-bentak karena aktingku dianggap kurang sesuai. Tapi aku harus profesional, jadi aku berusaha berakting sebaik mungkin. Itu pengalaman yang tidak mengenakkan karena aku tidak ada persiapan sebelumnya. Tapi ini aku anggap sebagai pengalaman seru dan jadi pembelajaran juga buat aku”, ujar Luna.

Tak hanya akting, ternyata Luna yang pernah terpilih menjadi Juara Favorit Girls Model Hunt 2010 dan Juara 3 Gading Model Hunt 2010 ini, memiliki suara yang merdu. Tak banyak yang tahu, ternyata Luna pernah bergabung dalam sebuah grup vokal bersama 3 rekannya. “Aku memang suka menyanyi. Tahun 2015, aku buat grup vokal bersama Syifa Hadju dan 2 temanku. Cuma sekarang kita sudah fokus dengan kegiatan masing-masing. Pengen sih suatu saat nanti bisa nyanyi lagi dan punya single sendiri. Tapi nanti, tunggu momen yang tepat, sekarang aku lagi fokus ke kuliah dan akting. Dan sekarang aku sangat menjaga, sebisa mungkin pekerjaan aku tidak mengganggu kuliahku karena aku baru semester 1. Aku pengen bisa kuliah minimal sampai S2”, jelas Luna, yang sekarang sedang menempuh studinya di London School of Public Relations, Jakarta.

Kecintaannya pada dunia akting yang dijalani sejak kecil memang sudah tak bisa lepas dari hidup seorang Luna Shabrina. “Aku pengen bisa main film lagi. Bagiku, akting adalah passion aku. Jadi harapan aku, suatu saat nanti aku bisa main film yang benar-benar bagus, yang berbobot dari segi cerita dan perannya. Aku pengen men-challenge diri aku untuk karakter peran yang belum pernah aku mainkan sebelumnya. Mumpung aku masih muda, aku ingin berkarya lebih banyak lagi di dunia akting dan berprestasi”, tutup Luna tentang harapannya akan dunia seni peran yang dicintainya tersebut.(Andi Wintha CJ)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY