Mahasiswa Universitas Cokrominoto (UNC) Palopo, Sulawesi Selatan, melakukan penanaman pohon mangrove di pinggir pantai Desa Kulu-kuluku, Kecamatan Kodeoha, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (15/8/2017). Foto: fyan

LASUSUA, KORANSULTRA.COM– Sejumlah Mahasiswa Universitas Cokrominoto (UNC) Palopo, Sulawesi Selatan, melakukan penanaman pohon mangrove di pinggir pantai Desa Kulu-kuluku, Kecamatan Kodeoha, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (15/8/2017).

Penanaman pohon tersebut, merupakan salah satu program Mahasiswa UNC Palopo dalam Kulia Kerja Nyata (KKN) di Kolut. Bibir pantai Kalu-kaluku ditunjuk Karang Taruna dan pemerintah desa dalam mengantisipasi terjadinya abrasi pantai.

Koordinator Desa Kalu-kaluku Risaldi mengatakan, kegiatan ini merupakan program yang dicanangkan mahasiswa KKN di desa Kalu-kaluku, yang dimana program tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya abrasi pantai.

“Sebelum melakukan kegiatan ini, kami sudah melakukan observasi, dan ternyata desa ini layak untuk dilakukan penanaman mangrove. Mengingat, bibir pantai ini kekurangan pohon mangrove,” ujarnya.

Program penanaman mangrove ini disebutnya, adalah salah satu program pemerintah Desa Kalu-kaluku. ”Iya, ini adalah inisiatif kami dalam mengantisipasi terjadinya abrasi di bibi laut,” katanya.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa UNC Palopo ini, mendapat apresiasi dari pemerintah desa. “Kami sangat salut dengan kegiatan ini. Karena, dampaknya akan dirasakan oleh orang banyak,” kata Firdaus, kepala Desa Kulu-kuluku.

Meski demikian, hal ini kata dia merupakan sesuatu yang baru untuk di Kabupaten Kolaka Utara. Karena sepengetahuannya, baru mahasiswa UNC Palopo yang agendakan penanaman pohon di bibir pantai.

“Penanaman mangrove ini sangat berdampak positif bagi warga yang berada disekitar pantai. Karena tanggul penahan ombak yang ada dipinggir laut dapat bertahan lama,” ujarnya.

Kontributor : Fyan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY