Sekda Buton Utara
Sekda Buton Utara

Raha, Koran Sultra – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Utara (Butur) segera dipangil paksa untuk menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Muna, selaku saksi anggota DPRD Butur Herman Yanto SE alis Boby, yang dijebloskan Kejari Muna ke hotel prodeo.

Sebelumnya sekda Butur yakni La Ode Baharuddin oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna sudah melayangkan surat pangilan. Namun sekda butur ini tidak hadir dalam persidangan dengan alasan sakit.

“kami akan pangil paksa terkait pemeriksaan Boby, dimana sekda sebelumnya telah menjabat sebagai kepala dinas kehutanan, ini perkara kehutanan, harusnya sudah selsai dalam tempo yang sudah ditentukan, “ujar Kajari Muna Badrut Tamam. SH. MH. melalui, Kasi Pidum, Y. Ari Sepdiandoko, Rabu (4/4).

Tersangka Boby terjerat kasus ilegal longging atas kepemilikan tanpa alas hak atas kayu jenis rimba campuran sebanyak 2010 batang. Maka kejari Muna segera mepercepat penanganan kasusu tersebut.

“perkara ini seharusnya selesai, maka saksi harus hadir dalam persidangan berikutnya pada hari Jumat(7/4), ” tegasnya.

La Ode Baharuddin, sebelumnya dimintai keterangan dengan pihak penyidik, sedangkan hakim inginkan keterangan saksi dalam persidangan.

“hasil keterangan saksi bunyinya nanti dipengadilan.”tuturnya.

Imbauan, masyarakat pada umunya, ketika ada pangilan dari penegak hukum utamanya dalam persidangan, tentunya wajib sebagai warga negara.

Untuk diketahui, Boby sebagaimana tertuang dalam SPDP NO B/51/11/2015 tanggal 30 bulan November tahun 2015. disangkakan pasal. 83 ayat 1 hurub B jo pasal 12 huruf E UU RI nomor 18 tahun 2013, tentang pencegahan peberantasan kerusakan hutan, jo 55 ayat 1 ke 1 KHUP, ancaman hukumannya minimal 1 tahun dan maksimal 1 tahun. Sedangkan denda minimal Rp 500 juta dan maksimal Rp 2,5 miliar.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY