1
Lasusua, Koran Sultra – Puluhan orang dalam Dua kelompok massa Pacul dan badik melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU Kolaka Utara berujung bentrok. Bentrok massa dengan Polisi terjadi saat salah satu massa ditangkap polisi. Bentrokan ini hanya salah satu simulasi Gladi pengamanan Pilkada Kolaka Utara. Rencana simulasi inti akan berlangsung Besok di lapangan Aspirasi Perkantoran Bupati Kolaka Utara. Jumat (16/09).

Sebelum massa mendatangi kantor KPU pihak Dalmas dan Brimob telah bersiaga penuh dipintu Kantor KPU. Situasi memanas saat massa yang melakukan orasi ditangkap pihak polisi, sehingga massa melakukan pembakaran Ban dan berusaha menerobos Blokade yang dijaga Dalmas, karena masa semakin berutal melemparkan botol dan batu sehingga pasukan gerak cepat Brimob mengambil alih dan meringsek maju.

Kabag Ops AKP Alwi, Sag yang ditemui usai geladi menjelaskan, ini baru Galadi Pra oprasi dan cara bertindak dilapangan, tempat unjuk rasa sebenarnya di kantor KPU, hanya untuk simulasi ini dilaksanakan dihalaman Mapolres Kolaka Utara. Besok Simulasi intinya direncanakan diHalaman Gedung Aspirasi perkantoran Bupati dengan pasukan yang lengkap.

“175 personil Polres Kolut dibantu 33 personil Brimob yang akan diturunkan untuk simulasi pengamanan Pilkada Kolaka” katanya.

Simulasi ini terbagi massa tenang situasi Biru, kuning dan merah, situasi biru dipersiapkan personil Dalmas Awal, sedangkan situasi Kuning diturunkan Dalmas inti, untuk situasi Merah pasukan berimob yang mengambil alih, dengan Mobil Water canon, menembakkan gas air mata termaksud evakuasi massa yang pingsan untuk diamankan . ujarnya

“ Intinya pasukan Brimob sudah menyelesaikan semua kegiatan unjuk rasa” katanya.
dalam simulasi massa mengalami 5 yang tewas dan 2 yang terluka

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY