Darwis (35)warga Desa Koreiha, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), tewas bersimbah darah Foto: Fyak

LASUSUA, KORAN SULTRA.COM– Darwis (35)warga Desa Koreiha, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), tewas bersimbah darah didepan rumah kebun nya sendiri, setelah dibacok oleh seorang pria yang tak lain tetangganya sendiri. Pelaku yang diketahui bernama Dahlan (45) itu, membacok korban karena merasa tersinggung.

Keterangan dari warga setempat Reno, kejadian pembunuhan berdarah itu, bermula sekitar pukul 6.30 Wita, saat anak dari korban menangis, sementara pelaku tersebut mendengar tangisan anak korban.

”Pelaku tersebut bertanya kepada korban, kenapa anakta menangis terus. Korban pun menjawab, saya juga tidak tau, apa da mau lihatkan ini anak sampai-sampai menangis terus,” Kata Reno, sembari membeberkan keterangan dari pelaku, Kamis, (3/7/2017).

Entah apa yang dipertanyakan pelaku sehingga korban pun naik pitam, dan keluar rumah mengambil sebuah kayu bunga yang tertancap didepan rumah kebun korban, dan memukul pelaku.

”Setelah pelaku dipukul beberapa kali dibagian tangan, pelaku sempat memberikan nasihat kepada korban (sadarko Darwis), namun korban semakin membabi buta memukul pelaku,” terangnya.

Tak terima dengan perlakuan korban, kata Reno, pelaku pun menghunuskan sebilah parang ketubuh korban. ”Korban langsung tewas ditempat setelah mengalami luka serius dibagian muka, tangan dan leher,” jelas dia.

Kejadian tersebut tambah Reno, kemungkinan adanya motif dugaan sengketa lahan antara korban dan pelaku, yang dimana pelaku tersebut merasa tersinggung dengan tindakan korban, karena lahan yang dikelolah pelaku dijual tanpa sepengetahuan dari pelaku.

”Karena tiga hari sebelum kejadian, memang ada masalah sengketa lahan antara korban dengan pelaku,” katanya.

Kapolsek Ngapa Ipda Adianto SH, saat dikonfirmasi via selulernya membenarkan kejadian tersebut, setelah kejadian pembunuhan tersebut, pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi. ”Pelakunya sudah kami amankan dan akan kami lakukan tindakan selanjutnya,” terangnya.

Sayangnya, pihak polsek Ngapa belum bisa memberikan komentar jauh perihal motif, terkait kejadian tersebut. ”Kita tunggu dulu setelah selesai penyidikan dan mengumpulkan keterangan para saksi, baru kita bisa memberikan keterangan pasti perihal motif pembunuhan tersebut,” jelasnya.

Kontributor : Fyan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY