La Ode Ubo Rahmat Foto: Dadang Purnoto

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Tuhan itu maha adil, itulah serapan kata yang pantas diucapkan pada pemuda satu ini. Meski terlahir dengan tangan dan kaki yang buntung, namun pria ini tetap semangat dan berusaha untuk hidup mandiri tanpa mengharapkan bantuan orang lain.

Tidak tanggung-tanggung, karyannya pun dapat menghasilkan omset yang lumayan besar. Perbulannya ia memperoleh Rp 2 Juta, hingga Rp 6 Juta rupiah. Penghasilan tersebut berawal dari hobi yang sering ia lakukan.

Saat ditemui Jurnalis KoranSultra.com, Rabu (1/11/17) La Ode Ubo Rahmat, menceritakan awal perjalanannya hingga ia memiliki usaha Service Leptop atau pun Notebook.

“Pertama kali saya tahu namanya Komputer itu sejak tahun 2008. Berawal dari situ saya belelajar mengetik hingga menerima orderan pengetikan tugas siswa SMA. Tidak sampai saja disitu, jasa pengetikan undangan-pun saya terima,” kata La Ode Ubo Rahmat.

Itu pun lanjut La Ode Ubo Rahmat, ia tidak terlalu fokus dalam menjalankan usahanya. Hal itu dikarenakan, saat itu ia masih menyandang sebagai status pelajar SMA 1 Lawa, Muna Barat (Mubar).

“Terkadang saya terima jasa pengetikan itu, pulang dari sekolah,” ungkap La Ode Ubo Rahmat.

Hingga tahun 2011, ia melanjutkan study disalah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Makasar.

Namun perjalanannya dalam menitih karir harus terhenti. “Saya kuliah di Makasar saat itu tidak cukup satu semester itupun ada lain hal harus terhenti,” ujar sapaan akrab Rahmat tersebut.

Hingga akhirnya harus kembali di kampung halaman dan study harus terhenti untuk sementara. Namun saat berada dikampungan halaman tidak lagi menerima jasa pengetikan.

“Berawal dari situ saya juga penasaran dengan perangkat lunak dan perangkat keras baik itu Leptop, Notebook maupun Komputer,” cetus La Ode Ubo Rahmat.

Singkat cerita, tahun 2015 ia kembali mencoba keberuntungan di Kota Kendari. Bermodalkan pengalaman yang ia dapatkan ditambah dengan mudahnya mengakses internet ia memperlajari perangkat lunak maupun perangkat keras yang ada di Leptop dan Notebook.

Dengan kemahirannya mengakses informasi ia mendapatkan pengetahuan tambahan. Perlahan – lahan ilmu yang dia dapatkan secara otodidak akhirnya membuahkan hasil.

“Pertama saya menerima jasa instal Leptop dan Notebook itupun saya bandrol dibawah harga tehnisi, hanya Rp 30 Ribu pada saat itu. Saya hanya ingin cari pelanggan dan kepercayaan,” ucap La Ode Ubo Rahmat.

Ditahun tahun yang sama, tepat 28 Oktober 2015 ia mendapatkan penghargaan dan bantuan usaha sebanyak Rp 12 Juta dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diberikan langsung oleh Gubernur, Nur Alam.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal usaha dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra,” imbuh La Ode Ubo Rahmat.

Bermodalkan kepercayaan yang di bangun dari awal ia kebanjiran pelanggan mayoritas kalangan mahasiswa. Jasa yang dipatokpun sangat berfariasi tergantung kerusakan pada Leptop atau Notebook.

Kontributor : Dadang Purnoto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY