Lembaga Adat Mubar Siap Sukseskan

Kepala Kesbangpol Kabupaten Muna Barat, Laode Andi Muna. S.Sos, M.Si, Bersama tokoh Masyarakat atau Adat yang tergabung dalam Lembaga Adat “Sarano Liwu”. (F. Ronas).


Laworo, Koran Sultra
– Ivent Nasional, yakni Festival Pantun Nusantara yang akan berlangsung di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra)
sebagai tuan rumah (Penyelenggara), kurang lebih 2 (dua) minggu, yang akan dimulai pada akhir bulan Oktober- awal November 2017, dipastikan bakal meriah.

Dimana agenda Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Mubar itu, selain dihadiri atau diramaikan peserta yang merupakan perwakilan (utusan) dari masing- masing Kabupaten/ Kota se Indonesia. Juga sejumlah Negara sahabat (tetangga), yakni Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam bakal hadir, dan ambil bagian (tampil) sebagai peserta dalam ivent bergengsi (menarik) tersebut. Hal ini sebagaimana dikemukakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muna Barat,Laode Andi Muna, S.Sos, M.Si, yang juga sebagai Ketua Pania Penyelenggara Kegiatan, ketika berbincang dengan awak media ini, Selasa (26/9) di ruang kerjanya. “Ya, Muna Barat dipercayakan sebagai Penyelenggara (tuan rumah) kegiatan Festival Pantun Nusantara, yang akan berlangsung pada akhir Oktober- awal November 2017. Ini agenda nasional. Pemerintah daerah (Pemda Mubar), juga Lembaga Adat “Sarano Liwu”

Mubar telah siap untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan (Festival Pantun Nusantara, red),” Ujar Laode Andi Muna.

Lanjut Dewan Pembina Lembaga Adat Sarano Liwu ini, jelang pelaksanaan kegiatan, saat ini Panitia telah bekerja, yakni selain persiapan akomodasi atau sarana pendukung kegiatan. Juga peserta yang bakal diikutkan (tampil) dalam ivent tersebut, mulai dipersiapkan. Dimana jenis kegiatan yang akan ditampilkan dalam ivent budaya itu, yakni Modero, Ewa wuna (Silat wuna), Gambus, Kantola, tari linda, dan layang- layang. “Melalui ivent (kegiatan) ini,Kita (Pemda Mubar, red) juga akan promosikan potensi alam (pariwisata) yang ada di Mubar. Termasuk komoditas daerah (jambu mete) pada peserta (hadirin) dari luar daerah maupun luar negeri,” Pungkasnya.

Senada dikemukakan salah seorang tokoh Masyarakat atau Adat Mubar, La Suli. Lusa, bahwa pihaknya sangat mendukung terkait pelaksanaan kegiatan (ivent) budaya, Festival Pantun Nusantara tersebut. “Secara pribadi sangat antusias sekali dengan kegiatan ini (Festival Pantun Nusantara, red). Dengan kegiatan ini, dapat menghidupkan kembali kebudayaan asli kita (Wuna). Harapannya bisa diwariskan ke generasi mudah. Dan menjadi kebanggaan bagi mereka (generasi
muda, red). Kami juga berharap dalam pelaksanaan kegiatan ini, agar mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen (komponen) Masyarakat,” tutupnya.

KONTRIBUTOR : RONAS PARINI

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY