Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UMI, Nur Ulmy Mahmud,.SKM.M.Kes

MAKASSAR, FKM UMI/ Koran Sultra – Sejak dibuka tahun 2001 lalu, Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), nilai-nilai keislaman menjadi salah satu hal yang disalurkan kepada mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UMI, Nur Ulmy Mahmud,.SKM.M.Kes (07/08/2017).

“Kalau di UMI kami menyalurkan nilai-nilai islami, seperti moral dan akhlatur karimah. Hal ini dilakukan saat mahasiswa baru menempuh pendidikan dasar di pesantren Padang Lampe, Kabupaten Pangkep selama 1 bulan,” ucapnya.

Selain nilai kesilaman yang menjadi pembekalan utama bagi mahasiswa, jelas Nur, penyedian fasilitas yang memadai untuk penunjang mutu pendidikan dan proses pembelajaran yang berkualitas juga menjadi hal yang utama.

“Saat ini fasilitas kami cukup memadai untuk menunjangan proses pendidikan, bahkan sudah sangat lengkap, seperti lab komputer, lab terpadu, lab AVA hingga ruang baca,” ungkapnya.

Sementara akreditas jurusan, tambah Nur, saat ini Jurusan Kesehatan Masyarakat sedang menyusun borang sebagai syarat peningkatan akreditasi.

“Saat ini akreditasi Jurusan Kesehatan Masyarakat nilainya B, sekarang sementara proses penyusunan borang untuk meningkatkan akreditasinya menjadi A, paling lambat tahun depan,” kata dia.

Kata Nur, prospek kerja untuk para alumni jurusan kesehatan FKM UMI masyarakat terbilang cukup strategis.

“Saat ini alumni kami banyak yang kerja di dinas kesehatan di berbagai daerah, bahkan ada yang menjabat sebagai kepala puskesmas, dan dosen,” Tambhnya.

Hal ini ditunjangan dengan sumber daya manusia yang bertugas sebagai tenaga pendidik, Jurusan Kesmas tentunya sangat kompeten dan jumlahnya.

“Jumlah dosen kami saat ini 33 orang, 8 Orang tamatan S3, 3 orang S2, dan selebihnya sedang menempuh pendidikan S3 di dalam dan luar negeri,” tutupnya. (*)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY