Lasusua, Koran Sultra – Letusan senpi yang terjadi diDesa Kasumeeto Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara. Rabu dini Hari 16 Februari 2017, sekitar pukul 01.00 Wita lalu mulai terungkap identitasnya, dari Lima orang yang melakukan penyerangan di Posko ANNUR, satu diantaranya dikenali oleh warga diduga Oknum Kades Samaturu Kecamatan Pakue Tengah yang memakai Topeng.

Menurut Tim ANNUR Ronal Warga Desa Beringin Kecamatan Ngapa yang di temui media Kamis (17/1/2017) menjelaskan, saat itu kami ditelpon saya ditelpon oleh Nurdin dari Posko ANNUR diDesa Kasumeeto bahwa akan ada penyerangan dari TIM BAP dan kami langsung ke Posko itu, saat jembatan Kasumeeto saya berpapasan dengan mobil Bouble cabin loreng milik BAP dan mobil tersebut langsung balik dan mengikuti kami dari belakang.

Pas didekat posko turunlah Tiga orang tidak dikenal dari Mobil Dauble Cabin Loreng Milik Tim BAP Karena saya melihat ada keanehan maka majulah kami bertiga bersama Nurdin tetapi saya dibelakangnya. Tidak lama kemudian turunlah Oknum Kades Samaturu Berinisial RS sebagai pimpinannya dari mobil yang sama disusul satu orang lagi yang membawa senpi. Katanya.

“Dari Lima yang turun dari Mobil Double Cabin satu Yang pakai Topeng, tapi saya tau Itu adalah RS, kenapa saya tau walaupun dia pakai topeng karena saya sudah lama kenal sama RS, saya siap bersaksi” ujarnya.

Saat orang yang membawa senpi meletus, warga sekitar keluar dan berlari menyelamatkan diri, tidak lama kemudian datanglah personil Brimob di TKP, tapi anehnya kami yang tahan oleh mereka sementara pelaku lima orang ini dibiarkan pergi begitu saja. Ujarnya.

“Aneh, Kok pelaku tidak ditangkap sementara Personil Brimob lengkap dengan senjata,” katanya.

Anehkan, sepertinya aparat melakukan pembiaran terjadinya penembakan dan kepemilikan senpi.Kami sudah melaporkan kejadian ini Kepolres Kolut namun sampai saat ini belum ada yang ditangkap. Ujar Ronal.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY