Ilustrasi Mobil Curian
Ilustrasi Mobil Curian

 

TIRAWUTA, KORAN SULTRA-Gara-gara mobil dibawa kabur sipenyewa, Hamzah (51), pemilik rental mobil salah seorang Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Polipolia, kecamatan Polipolia Kolaka Timur (Koltim), melaporkan si penyewa ke Polisi.

Si penyewa atau terlapor adalah Sudirman, warga asal Kabupaten Sopeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Sudirman, mengaku berprofesi sebagai wartawan pada Media Metro Pol. Sudirman dituding menggelapkan mobil yang disewanya. Terlapor juga tak membayar uang sewa mobil tersebut selama sebulan.

Dalam laporannya, Hamzah mengisahkan, kasus ini berawal ketika Sudirman datang menyewa mobil tanggal 3 Februari lalu, dengan alasan menuju ke Kolaka Utara (Kolut), untuk kepentingan salah seorang calon Bupati di Kolut. Setelah harga Rp 300.000 perhari disepakati, Hamzah menyerahkan mobil miliknya, Avanzah velos tahun 2015, warna hitam bernopol DT 1918 EB.

Karena Sudirman bersama kawannya yang dikenali Hamzah, ia pun meyakini. Hamzah menyetujui pembayaran uang sewa dilakukan saat mobil dikembalikan. Selanjutnya, Sudirman pergi membawa mobil milik pelapor. Namun setelah batas waktu sewa tiba, terlapor tak juga mengembalikan mobil milik pelapor.

Hamzah mencoba bersabar dengan menunggu beberapa hari. Namun mobilnya tetap tak kembali. Hamzah mencari Sudirman di rumahnya di Kabupaten Sopeng, ternyata yang bersangkutan tidak berada ditempat. Mobil juga tak jelas keberadaannya. Yakin mobilnya digelapkan, Hamzah melaporkannya ke polisi.

“Sudirman mengaku katanya dia dari Wartawan Metro Pol. Saya juga pernah ke rumahnya di Sopeng cari dia, disana saya ketemu sama orng tuanya, tapi orang tuanya tidak banyak bicara. Menurut tetangga Sudirman di Sopeng, mobil saya pernah dia bawah ke Sopeng. Tapi dia sudah ganti nopolnya menjadi DW 99 C,” ujar Hamzah saat ditemui di Kantor Dikmudora Koltim, Senin (27/03).

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY