Bungi, Koran Sultra – Pekerjaan proyek Dana Desa (DD) tahun 2016, yakni MCK sebanyak 23 unit dan Jamban 2 unit, dengan pagu anggaran senilai kurang lebih Rp 656 juta, di Desa Bungi, Kecamatan Kontunaga, dinilai baik atau sesuai standart, dengan realisasi pekerjaan mencapai 100 persen.

Hal ini, diakui Laode Antarisa, S.Pd, Kepala Desa Bungi, ketika berbincang dengan awak media ini, belum lama ini. “Ya, Alhamndulillah pekerjaan proyek DD tahun 2016, di Desa Bungi, dengan pagu anggaran senilai kurang lebih Rp 656 juta, sesuai regulasi atau Renacana Belanaja Anggaran (RAB). Dengan realisasi pekerjaan mencapai 100 persen,” Ujar Kades Laode Antarisa.

Lebih lanjut Ia mengatakan, program pembangunan MCK dan jamban keluarga dengan sumber anggaran DD di tahun 2016 tersebut, berdasarkan hasil Muaswarah atau kesepakatan antara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Bungi bersama Masrakat, termasuk Badan Permuswaratan Desa (BPD), LPM dan Pendamping Desa, melalui forum rapat. “Pembanguna MCK dan Jamban keluarga itu, atas usulan Masyarakat sendiri. Dan pembangunan MCK dan jamban keluarga tersebut, dinilai merupakan kebutuhan dasar atau mendesak Masyarakat,” Ungkapnya.

Ia menanbahkan, dalam proses pekerjaan atau pembangunan MCK dan jamban keluarga itu, Masyarakat atau warga setempat dilibatkan langsung dalam pelaksana kegiatan. “Untuk pembangunan Jamban keluarga kembali diusulkan di tahun anggaran DD 2017, untuk dilakukan penbambahan. Hal itu, dilakukan agar kebutuhan dasar yakni MCK atau jamban warga Bungi dapat terpenuhi. Kami juga (Pemdes Bungi, red) agar dalam proses pekerjaan pryek DD 2017 mendapat support atau dukungan penuih dari elemen Masyarakat, termasuk organisasi desa. Sehingga dalam pelelaksanaan atau relisasi program DD di tahun 2017 sesuai harapan Masyarakat dan regulasi yang ada,” Pungkasnya.

Kontributor : Ronas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY