Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, saat melakukan penanaman bibit jagung, Konut, Kamis (12/1), (Foto : Yan/KORANSULTR.COM).
Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, saat melakukan penanaman bibit jagung, Konut, Kamis (12/1), (Foto : Yan/KORANSULTR.COM).

KONUT, KORANSULTRA.COM – TNI sebagai motivator, khususnya para Babinsa pendorong dan memberikan motivasi kepada para petani untuk mening­katkan produksi sektor pertanian. Hal itu dikatakan, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, saat berkunjung ke Konawe Utara (Konut) dalam penanaman jagung secara perdana bersama Menteri pertanian Republik Indonesia (RI),  Andi amran sulaiman.

Keterlibatan TNI, babinsa harus memotivasi para petani yang ada, mulai dari pencetakan lahan sawah maupun padi. Babinsa juga harus mampu meningkatkan lahan luas taman mengigat Sulawesi termaksud daerah yang lahannya luas.

“Bagaimana meningkatkan lahan luas taman, kita di Sulawesi ini paling tinggi berada di posisi nomor dua di seluruh indonesia untuk keseluruhan luas tanah tambah tanam,” Terang Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti saat ditemui dilokasi penanaman perdana bibit jagung hibrida, Kamis (12/1)

Agus menambahkan, Untuk mencapai swasembada pangan perlu usaha yang maksimal dari para petani.Selain itu, Kerjasama dan kekompakan antar Babinsa terjalin pada saat pelaksanaan tugas dilapangan.

“sesuai dengan target Bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr Ir Andi Ambran Sulaiman, untuk tahun ini tidak akan impor beras kemudian bagai mana juga bisa tidak mengimpor jagung. Dalam hal ini, Babinsa bersama-sama dengan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) telah di bekali pengetahuan untuk melaksanakan tugasnya sebagai motivator,”tambahnya.

Laporan : Yan/KORANSULTRA.COM

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY