PLN Rayon Kolut saat melakukan perbaiakna Foto: Israil Yanas

LASUSUA, KORANSULTRA.COM – Pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN Persero baru-baru ini mejadi keluhan warga Kolaka Utara (Kolut). Pemadaman listri yang terjadi akhir-akhir ini yang mencapai delapan jam dinilai telah merugikan pengusaha kecil.

Pasalnya, pemadaman listrik tersebut berdampak hingga ke pengusaha kecil seperti warnet. Banyak yang mengeluh, pendapatannya menurun drastis akibat pemadaman listrik.

Wardane pengusaha warnet di Lasusua mengungkapakan, pemadaman listrik yang dilakukan oleh PT PLN Area Kolut, sangat merugikan pengusaha warnet maupun pengusaha Loundri yang pekerjaannya mengunakan aliran listrik.

“Warnet kami yang biasanya menghasilkan perhari Rp500 ribu, kini hanya menurun menjadi Rp100 ribu saja,” ungkapanya.

Untuk itu ia berharap agar pihak PLN Rayon Kolut secepatnya melakukan perbaikan. ”Agar kami pengusaha yang tergantung dari listrik tidak rugi terlalu banyak,” katanya.

PLN Persero Rayon Kolut sendiri mengatakan jika pemadaman listrik dilakukan akibat adanya perbaikan jaringan dan penggantian tiga mesin pembantu baru, Rabu (01/11/2017).

Manajer PT PLN Area Kolut Arpan ST yang ditemui dilokasi PLTD Lanipa-nipa, Rabu (01/11) mengatakan, pemberitahuan pemadaman aliran listrik disampaikan secara resmi dengan nomor surat 033/ DIS.00.03/RKU/2017 tertanggal 31 oktober 2017.

”Pemadaman listrik terjadi diseluruh kabupaten Kolut. Mulai hari ini Rabu (01/11) mulai pukul 09.00 -17.00 wita. 15 Kecamatan di Kolut terjadi pemadaman listrik selama 8 jam. Pihak PT PLN Area Kolut permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami, karena adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik dan conecting pada penyulang serta pengetesan PLTD Lanipa – Nipa yang baru,” ujarnya

Pembamgkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang akan difungsikan menggunakan mesin baru berada didesa Lanipa-nipa Kecamatan Katoi akan dilakukan uji coba untuk perbaikan mutu keandalan sistem kelistrikan Kolut yang setiap bulannya banyak penambahan pemasangan baru. wilayah yang terjadi pemadaman dari Desa Tobaku – desa Lelewawo Ujung dan Desa Lanipa – Nipa – Desa Wawo Kecamatan Wawo. ungkapnya

“Insaallah, kami upayakan secepatnya melakukan perbaikan agar masyarakat Kolut bisa menikmati aliran listrik yang sudah normal,” ungkapnya

Pemasangan 3 unit mesin baru miliki PLN Kolut berkekuatan per mesinnya 1 MW dan conecting kabel tanah hampir rampung dan 4 unit mesin lama milik PLN sudah bisa difungsikan. sementara Mesin kontrak ada 4 unit dan 2 unit lainnya dalam perbaikan yang membecup mesin baru. ungkapnya

Pantauaan Koransultra.com diKomplek PLTD jalan Transsulawesi Desa lanipa-nipa, terlihat bebebrapa mobil tangki bermuatan solar belum dilakukan pembongkaran akibat pompa pengisap solar harus menggunakan aliran listrik. Lokasi Mesin yang disewa pihak PLN berada didepan sementara mesin lama milik PLN berada ditengah dan dibelakang lokasi PLTD.

Diruangan Kontrol Conecting terlihat ada 4 boks baru terpasang yang masih dikerjakan tehnisi untuk penyambungan beberapa prangkat. diarea belakang 3 mesin baru sudah terpasang yang siap untuk difungsikan dan disamping mesin baru terlihat dua tiang listrik yang terpasang baru sedang dipasang atau penyambungan kabel tanah dari Mesin ke sambungan tiang Listrik. terlihat pula ada tiga tehnisi mengerjakan sambungan sementara disekitar area banyak berserahkan Komponen listrik yang akan dipasang ketiang listrik.

Kontributor : Israil Yanas

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY