Kajari Muna, Badrut Tamam, SH. MH
Kajari Muna, Badrut Tamam, SH. MH

RAHA, Koran Sultra – Dugaan Kerugian Negara yang terjadi Pada Proyek DAK tahun 2015 lalu di Kabupaten Muna dengan anggaran Rp. 200 Milyar ini terindikasi banyak melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Daerah ini.
Pihak Kejaksaan Muna sendiri sudah mengantongi nama – nama ASN yang diduga kuat terlibat dalam Proyek DAK 2015 lalu tersebut.
“Banyak laporan PNS dan pejabat negara terlibat dalam proyek DAK, nama-nama mereka saya sudah kantongi, ” Ungkap Kajari Muna, Badrut Tamam. SH. MH, Jumat (7/4).

Mantan Koordinator Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat ini mengatakan sebelumnya, sebanyak 13 pejabat berhasil dijadikan tersangka dan kini sudah dijebloskan dalam jeruji besi akibat melakukan dugaan tindak pidana korupsi.
Tak tanggung – tanggung, nantinya akan ada tersangka yang bakal dimiskinkan atas kasus ini yang diduga masuk dalam ranah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
” Dalam Kasus DAK ini ada keterlibatan PNS atau pejabat negara, bahkan ada tersangka yang akan dimiskinkan sebab ini tindakan pencucian uang dan kita akan menyerapkan pencarian harta-harta tersangka,” tegasnya.

Penanganan kasus DAK akhirnya mulai rampung, meskipun masi ada tambahan pemeriksaan untuk melengkapi data-data. Kasus tersebut pekan depan segera diespos ditingkat Kejati Sultra.

“Ia sekarang ini melengkapi data-data termaksud pemangilan dua orang rekanan yang terdiri dari proyek DAK dan ditargetkan dibulan april ini ditingkatkan penanganan tahap berikutnya, “pungkasnya.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY