Keenam Orang Pelaku Asal Sulawesi Selatan saat di Bekuk Aparat Kepolisian Resort Kolaka Utara

Lasusua, Kora n Sultra – Peredaran uang palsu (upal) sudah merambah ke Kabupaten Kolaka Utara perovensi Sulewesi Tenggara.

Enam orang komplotan peredaran upal ini berhasil dibekuk jajaran polsek Ranteangin saat operasi cipkon dipospam Ramadniya. enam orang itu diketahuni bernama, Andi Jalang (40) warga Palakka Kabupaten Bone (Sulsel) bersama Sumardi (37) warga Mare Kabupaten Bone, Supriadi (25) warga Cendrana Kabupaten Bone, M. Arifin (47) warga Bone-bone Kabupaten Luwu Timur, Rustang (39) warga Mare Kabupaten Bone dan Anca (37) warga Lempu Kabupaten Bone dengan menggunakan uang palsu Rp 10.000 sebanyak dua lembar untuk membeli rokok disalah satu kios dekat SPBU Lasusua.

Sejumlah Barang Bukti yang berhasil disita Petugas

pemilik kios Andi Mahar (43) warga desa Watuliu Kecamatan Lasusua Kolut menjelaskan, sekitar pukul 21.00 wita (red-jam 9 malam). dua mobil berhenti di depan kiosnya dan tidak lama turun dua orang untuk membeli rokok, yang satu orang menggunakan uang Rp. 50.000 dan yang satu orang lagi menggunakan uang pecahan Rp 10.000. ujarnya

“saat mereka pergi saya langsung periksa uang Rp. 50.000 ternyata asli sementara uang dua lembar pecahan Rp 10.000 saat diraba kasar sekali dan saat diterawang di lampu ternyata gambar pahlawannya tidak ada, kebetulan ada anggota polisi Brigadir Akri (anggota Polres) yang kebetulan dekat dari kios, saat diperlihatkan uang tersebut dia mengatakan uang ini palsu,” ungkapnya

Kapolsek Ranteangin Iptu. Muh Saleh, SM yang dihubungin telpon selulernya membenarkan kejadian ini, setelah dapat informasi dari Kasat Intelkam AKP Aswar Anas, keenam pengedar upal ditangkap Selasa (27/6) lalu dengan tujuan Kabupaten Kolaka. Dari tangan keenam tersangka diamankan, 10 lembar pecahan uang Rp 100.000, bersama 770 lembar pecahan uang Rp 50.000, 68 lembar pecahan uang Rp 20.000 dan 17 lembar pecahan uang Rp 10.000, total upal Rp 41.540.000 dari 864 lembar upal. ujarnya.

“Selain upal diamankan juga dua unit mobil antaranya satu mobil agya warna putih dendan nopol DW 1421 AM dan mobil suzuki warna merah dengan nopol DD 8316 AJ,” ujar Saleh dua balok dipundak ini.

keenam pelaku pengedar upal beserta barang buktinya sudah diserahkan ke Satreskrim Polres Kolut untuk diproses. Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat Kolaka Utara agar berhati-hati menerima uang dari pembeli dengan cara dilihat, diraba dan diterawang, apabila ada yang temukan uang palsu segera melaporkan kekepolisian yang terdekat agar pelaku pengedar upal segera di amankan. ujarnya.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY