Sekertaris Disbunhorti kabupaten Kolaka Utara, Harmadi
Sekertaris Disbunhorti kabupaten Kolaka Utara, Harmadi

Lasusua, Koran Sultra – Dinas Perkebunan dan hortikultura Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 2017 menargetkan produksi kakao 85.000 kilo atau meningkat 40 persen dibandingkan tahun 2015-2016 yang hanya 51.297 kilo.

Data Desember Tahun 2013 perhektarnya 500 kilo, tahun 2014 meningkat menjadi 600 kilo dan tahun 2015 perhektarnya mencapai 705 kilo dan tahun 2016 ini diperkirakan peningkatan produksi perhektarnya bisa mencapai 800 kilo, kata sekertaris Disbunhorti Rahmadi diruang kerjanya.

“Data tahun 2016 datanya belum rampung nanti Bulan Desember, Disbunhorti menargetkan ditahun 2017 produksi kakao meningkat 1 ton perhektarnya,” katanya

Untuk meningkatkan produksi kakao dan serangan hama Penggerek buah, Disbunhorti melakukan sosialisasi, Perbaikan kebun, pemeliharaan dan pemupukan yang sesuai. Disbunhorti juga sudah membuat MOU bersama dua perusahaan untuk membuat Program kampung percontohan Kakao dengan anggaran perusahaan itu sendiri dan sudah berjalan, katanya.

“Dua perusahaan sudah membuat program Kampung percontohan kakao yakni PT Mars kawasannya dari kecamatan Tiwu – Tolala dan PT Ulam dikecamatan kodeoha – lasusua, “ katanya

Masing-masing perusahaan melakukan pembinaan hanya saja seperti Pt Mars membeli kakao basah sementara Pt Ulam pembeliannya masih condong ke kakao kering. Ujarnya

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY