Kolaka, Koran Sultra – PT Aneka Tambang.Tbk.UBPN Sultra Membantah Tudingan yang di tujukan terhadap Aktivitas Pengangkutan biji nikel yang membuat Jalan Protokol di desa Tambea, menghubungkan kab.Kolaka – kab.bombana, yang membuat jalan tersebut tercemar dan merah.

Eksternal letation Manejer PT Antam tbk, Pomala Sultra Pamiluddin Abdullah saat di kompirmasi lewat telpon seluler Minggu ( 16/7) Menanggapi Statemen Salah seorang pengguna sosial media ( facebook ) yang menyatakan jika pemuatan ORE yang dari Tempat penyimpanannya ke Jeti SSB itu bukan pengambilan ore dari gunung melainkan dari ORE yang stoknya tersimpan tahun kemarin yang di beli dan di kapalkan melalui pelabuhan SSB dan INFO yang kami dapatkan di TKP yg membeli PT ANTAM dengan memakai truck kecil kata pak bustan, itu sama sekali tidak benar.

“ PT.Antam Sama sekali tidak pernah menggunakan Jety SSB maupun Perusahaan Lain, dan tidak pernah melakukan pembelian ore apalagi mengangkut dengan menggunakan jalan protokol yang mencemarkan jalan, sedangkan PT Antam melakukan aktivitasnya dengan menggunakan jalan produksi sendiri” Jelas Pamiluddin

Dikatakannya, PT Aneka Antam merupakan perusahaan BUMN yang taat pada regulasi Aturan – aturan yang ada, “ PT. Antam tidak akan melakukan aktivitas penambangan yang semrawut maupun tidak sesuai norma / atau aturan – aturan yang sudah ada” lanjutnya.

Untuk itu dia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat kolaka, terutama bagi pengguna sosial media, setidaknya harus mengamati dengan jelas siapa yang melakukan aktivitas pemuatan Ore yang dapat mencarkan jalan, “ jika ingin mengeluarkan statemen/ atau membuat tulisan, harus di teliti dulu kebenarannya, tidak asal menulis dan melempar isu tanpa kebenaran” tuturnya.

Mengenai oknum yang mencetus nama antam yang melakukan aktivitas dan pembelian ore di perusahaan lain, sekiranya dapat lebih dewasa menyikapi sesuatu yang belum tentu kebenarannya, dan segera dapat mengklarifikasi kembali statemen/ tulisan yang ada di media sosial yang sama sekali tidak betul, agar tidak ada kegaduhan di masyarakat, harapnya.

Kontributor : A.Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY