Ilustrasi
Ilustrasi

RAHA, KORAN SULTRA-Perekrutan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT), di Kabupaten Muna kian memanas. Sejumlah kabar miring tentang adanya Pungutan Liar (Pungli), dalam rekrutan tenaga PPT di Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna, kian memanas.

Dikabarkan, dalam rekruitmen tenaga kesehatan ahli kebidanan itu, diwarnai aksi pungutan dari sejumlah oknum di tubuh Dinkes senilai, Rp 30 hingga Rp 50 juta rupiah.

Kadis Kesehatan Muna La Ode Rimbasua membantah, jika proses rekruitmen bidan PTT tahun 2016 di Muna ada pungli. Dikatakannya, jika ada pungli di tubuh Dinkes itu sendiri, jabatannya bakal ditangguhkan untuk menerima Konsekuensinya. Sebab, kata dia para bidan PTT melakukan pemberkasan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), bukan di Dinkes.

“Bola tidak akan mati ditangan. Sekarang menjadi tangung jawab BKD. Jika terjadi pungli, taruhanya jabatan saya,” tegas La Ode Rimbasua, saat di konfirmasi beberapa waktu lalu.

Kepala BKD Muna Sukarman Loke, yang ditemui, Kamis (9/3) mengatakan, jika pihak BKD hanya melengkapi berkas para bidan PTT, dan saat ini pihak BKD sudah mengumumkannya.

”Kami hanya melengkapi pemberkasan dan kami sudah umumkan. Jika ada pungli, saya bersedia untuk di hering, saya juga sudah menyampaikan pada komisi I untuk segera melakukan hering terhadap saya,” tutur Sukarman Loke, Kamis (9/3).

Lagipula kata Sukarman, ke lolosan bidan PTT sudah ditentukan dari pusat. ”Mereka sudah lolos, kenapa lagi harus membayar, bisa saja ada OTT,” pungkasnya.

Jumlah PTT yang lulus dalam rekuitmen Bidan di kabupaten Muna sebanyak 93 orang, tiga orang diantaranya merupakan dokter.

Kabag Humas Pemkab Muna Amiruddin Ako, menambahkan, Bupati Muna LM Rusman Emba telah berkomiten jika tidak boleh ada pungli apapun di Muna. “Sangsinya jelas, pelaku tersebut harus bertangung jawab,” katanya.

Sebelumnya ketua Lilik Forum Bidan Desa (Forbides) PTT (Pusat) Indonesia menggelar rapat dengar pendapat umum bersama Komisi IX DPR RI, membahas tentang Proses rekrutmen CPNS dari bidan PTT Pusat, yang sering kali menjadi ajang Pungli oleh oknum Dinas Kesehatan di masing-masing daerah.

Seperti yang terjadi beberapa daerah diantaranya, Konawe, Aceh, Jawa Barat, Papua, dan Muna‎. Namun yang paling parah menimpa bidan desa PTT di Kabupaten Muna.

BERITA TERKAIT : Disinyalir Rekrutan Bidan PTT Muna Syarat Pungli

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY