Tirawuta, Koran Sultra – Siapa sangka Rawa Tinondo yang saat ini mulai habis terjual pada investor perusahaan PT. Sari Asri Rezeki diduga mengandung Emas didalam nya.

Hal ini, ditandai adanya beberapa pemilik lahan rawa di tinondo tidak mau menjual lokasinya pada PT. Sari Asri Rezeki katanya, belum tentu tujuan perusahaan membeli rawa guna untuk perkebunan kelapa sawit. bisa jadi kata mereka itu hanya modus dari investor demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
“Kami bukan hanya sekedar menduga, tapi kami menilai tujuan perusahaan membeli rawa bisa jadi ada target utama, kali aja emas”kata Sainal.

Dia mengungkapkan, bahwa beberapa tahun lalu pihak investor asing telah mengambil sampel tanah yang berada di sekitar rawa lalolae sambungan rawa tinondo untuk diteliti kadar emas nya bersama dengan dinas pertambangan untuk di kirim ke cina.

” PJ bupati pertama saja sudah pernah meninjau lokasi yang mengandung Emas di lalolae, bahkan warga lalolae saja sudah pernah melakukan penggalian di pinggir rawa lalolae, jadi bisa saja target mereka bukan hanya sekedar perkebunan kelapa sawit melainkan emas yang ada di rawa tersebut.Terangnya.

Saat ini, pihak perusahaan sudah melakukan pembayaran administrasi terhadap pemerintah kecamatan sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) namun ironisnya pemungutan yang dilakukan pihak pemerintah kecamatan tidak tertuang dalam peraturan bupati artinya, pemungutan tersebut yang dilakukan pihak pemerintah kecamatan dapat dikatakan Pungutan liar atau Pungli.

Kejelasan status tanah rawa tinondo dan lalolae apakah memang mengandung Emas atau tidak hanya pemerintah daerah yang mengetahui dalam hal ini dinas pertambangan, namun hingga terbitnya berita tersebut pihak pertambangan belum ditemui. (Dekri)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY