Ilustrasi Miras
Ilustrasi Miras

LASUSUA, KORAN SULTRA– Semakin maraknya tindakan kriminal yang diakibatkan dari pengaruh Minuman Keras (Miras) yang terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (kolut), membuat pihak penegak hukum harus mengambil tindakan pencegahan dengan cara melakukan pendekatan secara emosional pada masyarakat melalui sosialisasi.

Seperti yang dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kolut, menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan miras di Desa Latuwe, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut, Selasa (9/5).

Kegiatan yang bertemakan Fokus Group Discussion (FGD) ini, dihadiri kasat sat Binmas, Kepala Desa (Kades) Latuwe, dan beberapa Tokoh masyarakat desa Latuwe.

Dalam sosialisasi tersebut, Kasat Sat Binmas Iptu Wahidin, menuturkan, tujuan dari kegiatan tersebut, untuk mendiskusikan permasalahan – permasalahan yang sering terjadi dimasyarakat, khususnya persoalan miras. Dimana dampak permasalahan yang ditimbulkan akibat pengaruh miras yang sangat tinggi.

“Kami hadir disini, bukan sekedar memberikan nasihat tetapi kami hadir untuk menciptakan situasi kondusif yang aman dari penggunaan miras,“ terangnya.

Menurut Wahidin, semua orang sudah tahu dampak negatif miras untuk kesehatan tubuh. Namun, secara spesifik mungkin belum tentu semua orang tahu. Sebab, dalam jangka panjang jika sering mengkomsumsi alkohol bisa berakibat sangat fatal.

“Makanya pemerintah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan memproduksi dan mengedarkan minuman beralkohol,“ jelasnya.

Setelah menggelar kegiatan sosialisasi di desa Latuwe ini, kata Wahidin, ia bakal kembali menggelar kegiatan sperti ini disetiap desa yang ada di kolut.

“Ini baru awal, kami rencanakan akan menggelar kegiatan seperti ini di setiap desa,“ katanya.

Untuk itu, Wahidin berharap dengan adanya perda terhadap miras, masyarakat dapat meminimalisir peredaran miras yang semakin menjamur di kolut.

“Kami berharap agar sekiranya masyarakat dapat memahami efek negatif miras terhadap diri sendiri dan orang lain,“ harap Wahidin.

Kades Desa Latawe Roni Rasdi, menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi yang digelar oleh sat binmas polres kolut.

Kata Roni, dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, maka dapat mengurangi tingkat kejahatan di kolut yang disebabkan penguruh miras khususnya di kecamatan Wawo ini.

“Kita tahu kan kalau kita komsumsi miras, pasti bawaanya selalu ingin buat masalah,“ katanya.

Ia berharap pada semua masyarakat di kecamatan wawo khususnya desa Latuwe, agar senangtiasa bersama-sama dalam menjaga wilayah dari peredaran miras.

“Alhamdulillah, Desa Latuwe masih bisa dikatakan aman dari peredaran miras,“ katanya.

Kontributor : Fyan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY