BPOM, dan Kadis Disperindagkop Koltim saat Foto bersama Pemilik Resto Ndoro Ayu Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Saus dan Kecap buatan Resto Ndoro Ayu, di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, adalah salah satu sampel pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan terhadap produk lokal buah tangan anak daerah.

Setidaknya, ada lima tempat di Koltim, yang sempat menjadi tujuan BPOM untuk pengambilan sampel home industri, Kamis (12/7/2017).

Khusus di Resto Ndoro Ayu, produk yang menjadi sampel BPOM kali ini, yaitu Sambel pedas, Kecap Manis, dan kemasan bandeng presto.

Pemilik Resto Ndoro Ayu, Lina Iriani, mengatakan, tujuannya dalam usaha pembuatan saus kemasan botol, dan kecap, merupakan suatu peningkatan sumberdaya manusia di Koltim.

“Iya kita juga bakal membuka lapangan kerja untuk masyarakat lokal yang ada di Koltim. Selain itu kami juga bakal membuktikan jika Kabupaten baru ini, mampu bersaing dengan Kabupaten lain yang lebih awal mekar,” katanya.

Wanita asal Solo, Jawa Tengah ini, mulai membangun usahanya di Koltim, pada tahun 2015. Berbekal keberanian, ia memulai dengan membangun kolam renang anak yang dilengkapi dengan fasilitas resto.

BPOM, dan Kadis Disperindagkop Koltim saat Foto bersama Pemilik Resto Ndoro Ayu Foto: Dekri

Selain itu, Ia juga menyediakan fasilitas bermain anak lainnya, seperti mandi bola, tumpangan odong-odong, dan kamar ulang tahun.

Setelah melihat daya tarik masyarakat akan hiburan, Wanita kelahiran Merauke, 24 Juni 1984 ini, langsung tertarik untuk mebuat home industri.

“Kebetulan kami melihat pemerintah kabupaten Koltim mulai megagas gerakan tanam cabai. Sehingga kami tertarik untuk membuat saus botol yang belum pernah ada di kabupaten lain di Sultra. Tentunya, jika disebut Saus, maka secara otomatis kecap juga ikut terbawa-bawa, makanya kami juga buat kecap botol biar lengkap,” jelas Lina Iriani.

Untuk itu Lina berharap agar pihak pemerintahan Kabupaten dapat mendukung karya nya dalam menyerapan tenaga kerja lokal.

Sementara itu Kadis Disperindagkop Kabupaten Koltim, Sahibo mengatakan, pihaknya sangat mendukung usaha tersebut.

“Untuk tahun ini saya tidak bisa janji, tapi tahun depan insyallah kita akan anggarkan untuk bantuan kebutuhan apa saja yang diperlukan di resto ini,” katanya.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY