ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri
ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA-Usai menggelar upacara di rumah masing-masing dengan memohon pembersihan dan ketenangan untuk melaksanakan Penyepi in, warga di beberapa desa di Kolaka Timur (Koltim), menggelar arak-arakan boneka raksasa, yang disebut ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh itu dibawa oleh warga dari segala umur.

Jelang matahari terbenam, sejumlah pemuda sudah menempatkan ogoh-ogoh akan mengikuti parade keliling lapangan di Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Koltim. Lapangan putemata pun tak terasa penat, lantaran seluas lapangan dihiasi pemandangan kreasi seni ogoh-ogoh para pemuda masing-masing banjar dan desa.

ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri
ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri

“Ini bagian dari hiburan dalam merayakan kemeriahan malam tahun baru saka 1939. Kemeriahan itu diisi kegiatan hiburan para muda-mudi dengan mengarak ogoh-ogoh, sebagai simbol raksasa, yang punya kesempatan hanya hari ini saja hingga esok di saat hari sepi, agar tidak mengganggu umat,” kata Ketua DPK Prada Koltim, Gusti Ngurah Suputra di Ladongi, Senin (27/03).

Pantauan di lokasi, seluruh ogoh-ogoh sudah berjejeran di lapangan putemata. Pemandangan ini menjadi tontonan umat hindu maupun dari berbagai umat beragama di Koltim.

ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri
ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri

Setidaknya kata Gusti, ada 10 ogoh-ogoh yang bakal dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim. Diantaranya, Desa Roko-roko, Desa Tasahea, Lamoare, Putemata, Atula, Welala, Mekar Jaya, dan Desa Wia-wia.

Dalam kegiatan itu turut hadir Wakil Bupati Koltim HJ. Andi Merya Nur, Camat Ladongi, Kapolsek Rate rate, Kapolsek Ladongi, serta dari pihak TNI.

ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri
ogoh-ogoh yang dipertontonkan warga dari delapan desa di Koltim Foto: Dekri

Wakil Bupati Koltim Andi Merya Nur, dalam sambutannya mengatakan, semoga dalam kegiatan tersebut semoga dapat tetap terjalim hubungan yang erat antara umat beragama.

“Semoga kegiatan ini dapat mencerminkan budaya yang beraneka ragam di Koltim,” katanya

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY