1
Lasusua, Koran Sultra – Kasus yang dilaporkan Tim BAP tertanggal 15 Januari 2017 ke Panwas Kolut terhadap Tim Paslon Annur Nomor 1 yang diduga membagikan uang dan gula kepada masyarakat di Desa beringin Kecamatan Ngapa Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, tidak terbukti setelah Panwas Lasusua mengeluarkan surat keputusan bahwa laporan tersebut tidak terbukti dalam pelanggaran Pilkada.

Menurut Ketua Tim Annur Ahmad Djais, SE, yang ditemui diposko Annur selasa (24/01) mengatakan, Panwas Lasusua sudah mengeluarkan keputusan Kasus Gula dan Uang tidak terbukti dalam pelanggaran Pilkada karena Gula dan uang tersebut bukan untuk dibagikan kepada masyarakat melainkan untuk pembagian diPosko-Posko Tim ANNUR.

“Surat Keputusan dari Panwas Sudah diserahkan kepelapor yang isinya tidak terbukti pelanggaran Pilkada dan itu dibenarkan Ketua Panwas Kecamatan Ngapa Rois, yang mengantar surat pemberitahuan tersebut,” ujarnya.

Tim ANNUR sudah menerima surat penyerahan Alat Bukti dari Panwas Kolut antaranya 30 kantong Gula Pasir, Uang sebesar Rp.400 ribu dan 1 baskom, Minggu (23/01) sekitar Pukul 10.00 Wita.

‘Tim Annur secara Pribadi memaafkan namun kasus perusakan Mobil akan berlanjut karena kasus tersebut masuk Kriminal Murni dan ini harus ditangani secara serius,” katanya

Annur Hadir Bukan mempersulit pengamanan, mempersulit Instrumen Pilkada, namun ANNUR ada untuk mengayomi Masyarakat, Mengayomi PNS, bahkan kalu bisa mengayomi lembaga-lembaga hukum yang ada dalam otoritasnya. Ujar Ahmad Djais

“Seharusnya Panwas Kolut melakukan Publikasi untuk meluruskan nama baik ANNUR karena sudah diekspos media,” katanya

Kewajiban untuk kehidupan diposko-posko seperti Gula, Kopi, posko yang dibiayai Paslon, ini harus dipahami mana Kos Politik maupun Money Politik. Yang jelas Pembagian Gula Keposko-Posko ANNUR tetap akan dilakukan. katanya

Olehnya itu lanjut Djais, Diminta seluruh lapisan masyarakat termaksud instrument Pilkada janganlah sepengal-sepenggal memahami Aturan Pilkada, Marilah kita memahami aturan secara keseluruhan utamanya yang berpangkat maupun yang berilmu karena kasus ini belum terlapor Ke Panwas Sudah Dipublis bahwa ini kasus Money Politik. Ujarnya

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY