Upacara memperingati Hari Pancasila yang dilaksanakan oleh Kemenag Kolut, di MTSN 1 Lasusua

Lasusua, Koran Sultra – Kementrian Agama (Kemenag) Kolaka Utara (Kolut) memperingati hari lahirnya Pancasila yang digelar di Madrasah Tsanawiah Negeri (MTsN) 1 Lasusua, Jum’at (2/6). Upacara peringatan ini merupakan kali pertama dilangsungkan di lingkungan keagamaan tersebut yang diikuti para pelajar setempat.

Kepala Kemenag Kolut, Drs. H. Baharuddin sebagaimana sambutan Presiden RI Joko Widodo mengutarakan lahirnya Pancasila merupakan rumusan para founding father, ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara untuk mempersatukan bangsa. Harus diingat, kodrat bangsa Indonesia yakni keberagaman dari Sabang – Maraoke dan Miangas ke Rote.

Namun, saat ini hal itu sedang diuji dimana sikap tidak toleran mengusung anti ideologi Pancasila dan semakin mencemaskan dan diperparah oleh penyalahgunaan medsos yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong. “Kita harus belajar pengalaman buruk negara lain yang dihantui radikalisme, konflik sosial, terorisme hingga dilanda perang saudara,” tegasnya.

Olehnya itu, ia mengajak peran aktif para ulama, ustas, pendeta, pastor, biksu, pedanda, tokoh masyarakat hingga para kalanga pendidik untuk bergandengan tangan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di medsos harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Tidak ada pilihan lain ucap dia kecuali anak bangsa menyatukan hati dan pikiran untuk persatuan dan persaudaraan. Kita harus kembali ke jati diri bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran yang bermartabat di mata internasional. Pemerintah pasti akan menindak tegas jika terdapat paham dan gerakan komunisme, anti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. ” Kita Indonesia, kita Pancasila dan semua anda Indonesia,” pungkasnya.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY