Nampak Bupati Koltim Meninjau lokasi banjir yang terjadi di Kecamatan Poli-polia Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Setelah beberapa terakhir Kota Kendari terendam banjir, kini giliran Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, yang menikmati. Namun berbedah dengan Kota Kendari yang hampir seluruh penjuru Kota itu diwarnai air keruh yang meluap. Dan dikabarkan, saat banjir melanda Wali kotanya sedang berada di kabupaten lain hendak sosialisasi.

Sedangkan banjir yang melanda Kabupaten Koltim, di tiga kecamatan yakni Kecamatan Poli-polia, Lambandia, dan Aere nampak terlihat Bupatinya Tony Herbiansyah, yang didampingi seluruh SKPD Koltim meninjau lokasi banjir di tiga kecamatan tersebut, Selasa (6/6/2017).

Tidak tanggung tanggung Bupati Koltim Tony Herbiansyah, langsung turun meninjau lokasi banjir, dalam kunjungan itu Tony, memilih Desa Polenga Jaya, Kecamatan Poli-polia, sebagai wilayah pertama yang dikunjungi. Sebab, desa tersebut merupakan penghubung kecamatan Dangia yang ada di Desa Gunung Jaya.

“Kami langsung meninjau pertama disini, (di Desa Polenga Jaya red) karena ada jembatan yang menghubungkan kecamatan lain. Yaitu, dengan Kecamatan Dangia, yang ada di wilayah Desa Gunung Jaya. Karena disini ada jembatan yang kata warga sudah dibawa arus,” kata Tony di lokasi banjir, Selasa (6/6/2017).

Nampak banjir di Kecamatan Poli-polia Foto: Citizen/Koran Sultra

Tony bersama pimpinan SKPD usai melihat jembatan tersebut, juga meninjau areal persawahan warga yang terkena dampak banjir, saat sementara panen berlangsung.

“Dampak banjir ini juga merendam sawah milik warga Desa Dangia yang mengharuskan memanen padi mereka lebih awal tetapi malah kebanjiran,” katanya.

Tidak jauh bedah dengan Kecamatan Dangia dan Polipolia, Kecamatan Lambandia juga ikut terendam banjir. Peninjauan dilokasi, Sejumlah rumah warga nampak terendam banjir.

Bupati mengingatkan agar seluruh masyarakat yang terkena dampak banjir, agar tetap waspadah akan banjir susulan. Mengingat intensitas hujan kian menguyur Koltim.

”Saya ingatkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk siap siaga 24 jam mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terjadi,” tuturnya.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY