Pelaku N saat diamankan di Polres Kolaka Foto: Anto
Pelaku N saat diamankan di Polres Kolaka Foto: Anto

KOLAKA, KORAN SULTRA-Setelah dua hari lari dari pengejaran Polisi Sektor (Polsek) Samaturu, pelaku inisial N(18), penikaman di salah satu pesta rakyat di Kelurahan Tonganapo, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka pada, Selasa (28/2) malam, akhirnya diringkus Polisi di Kecamatan Tanggetada.

Kapolsek Samaturu Bambang trijana mengatakan, pelaku inisial N(18) merupakan warga Pomalaa. Pelaku berhasil dibekuk petugas pada, kamis (2/3) sore pukul 16.30 Wita di kecamatan Tanggetada.

“Pelaku kita tangkap di kecamatan tanggetada,” ujar Bambang.

Kata Bambang, kronologis kejadiannya itu lantaran pelaku N tidak terima bapaknya dipukuli oleh korban Siba. Sehingga pelaku langsung merampas pisau yang dihunus korban. Kemudian, menusuk korban di kiri bagian perutnya.

“Peristiwa itu dikarenakan pelaku tidak terima bapaknya dipukuli korban,” katanya.

Setelah kena tikaman, korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka. Dari keterangan dokter, korban mengalami kerusakan usus dan ginjal akibat tusukan benda tajam.

Setelah menjalani perawatan medis selama enam jam, korban akhirnya menghembuskan nafas di RSBG Kolaka.

Dengan histeris, pihak keluarga akhirnya membawah jenazah korban ke kediamannya di Desa Wawo Tamboli untuk dilakukan pemakaman.

Dari keterangan keluarga Amrun, Korban Siba menghembuskan nafasnya, dengan meninggalkan empat orang anak dan dua orang istri.

“Ada empat anak, dan dua istri yang ia tinggalkan,” kata Amrun.

Selain Siba kata Amrun, adalagi pemuda yang kena tikaman oleh pelaku yaitu Riswan keponakan Siba.

”Korbannya itu ada dua orang, Misbahuddin dan Riswan (26). Riswan ditusuk dibagian jantungnya, sedangkan Siba ditikam dibagian pinggang kirinya,” kata Amrun pada Koran Sultra.

Kontributor : Ant
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY