Komisi I DPRD Konawe memfasilitasi dengar pendapat (hearing) antara perwakilan Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan dengan Kepala desa Puumbinisi kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe

Unaaha, Koran Sultra – Komisi I DPRD Konawe memfasilitasi dengar pendapat (hearing) antara perwakilan Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan dengan Kepala desa Puumbinisi kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe.

Hearing yang dipimpin langsung oleh ketua Komisi I,Kadek rai sugiani adalah tindak lanjut dari aksi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan didepan gedung DPRD Konawe terkait dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh kepala desa puumbinisi,yang mana saat itu mereka diterima oleh Ketua DPRD Gusli topan sabara serta ketua komisi I sendiri Kadek rai sugiani.

Dalam hearing Salim kepala desa puumbinisi mengulas kronologis kejadian tersebut.

Dirinya menuturkan awal kedatangan mereka yang merupakan tim pemenangan salah satu calon bupati dengan tanpa sepengetahuan dirinya selaku pemerintah desa

“Jam sepuluh saya masuk untuk menanyakan izinnya, ini wajar saya tanyakan karena menjadi tugas saya sebagai kepala desa untuk melindungi masyarakat karena terkait pengumpulan KTP jangan sampai ada apa-apanya, saat itu pelapor masih duduk menulis KTP dan membagikan Gula.”ungkapnya.

Lanjut salim Setelah dirinya mengetahui kegiatan tersebut mempunyai izin dirinya langsung keluar.

“Setelah saya tahu ada ada surat izin saya langsung keluar jadi tidak ada pemukulan, anak saya saja tidak pernah saya aniaya apalagi ini anak dibawah umur kenapa harus saya aniaya.”ungkapnya.

Sementara itu kapolsek pondidaha AKP.Syamsir.N mengatakan telah memeriksa 8 saksi yang sebagian merupakan rekan korban namun tidak ada satupun yang melihat kejadian penganiayaan tersebut.

Bahkan lebih lanjut dikatakan pihak korban tidak kooperatif dalam memberikan keterangan sehingga menyulitkan pihak kepolisian untuk membuat delik yang memberatkan pihak terlapor.

“Dua kali berturut-turut kita panggil tidak hadir bahkan nomor HPnya diganti tidak sesuai dengan nomor hp yang ada pada laporan polisi tanggal 12.”ungkapnya.

Terkait dari hearing tersebut Komisi I memberikan rekomendasi kepada asisten I setda konawe untuk turun bersama-sama camat serta kepala desa puumbinisi melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat terkait moment dalam menghadapi pilkada serta merekomendasikan kepada pihak kepolisian dalam hal ini polsek pondidaha untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut apabila ditemukan bukti-bukti yang mengarah kepada tindak pidana kriminal

Kontributor : Nasruddin
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY