Foto Dok Andi Hendra
Foto Dok Andi Hendra

Kolaka, koran sultra-Kedatangan mentri kelautan dan perikanan di kabupaten kolaka, susi Pujiastuti, menjawab keluhan yang dialami oleh para nelayan, saat kunjungannya di TPI mangolo kabupaten kolaka, selasa,( 21/3) mengenai pengurusan izin kapal nelayan yang terkesan menyulitkan para nelayan.

Kurangnya sosialisasi pemda kolaka kepada nelayan, mengenai pembebaskan untuk mengurus perizinan jenis kapal 10 GT ke bawah, sesuai surat edaran yang telah di layangkan mentri perikanan pertanggal 07 november 2014 kepada seluruh bupati di indonesia, sehingga nelaya yang ada di kolaka, tidak mengetahui adanya pembebasan tersebut.

Salah seorang nelayan yang sempat di beri kesempatan bertanya kepada mentri perikanan, Jalhar memaparkan jika, perizinan kapal, 10 GT, kebawah itu merupakan kewenangan Pemda kolaka, sedangkan 10GT ke atas merupakan kewenangan provensi, dirinya meminta agar sekiranya pengurusan izin kapal 10 GT keatas ada cabang di kabupaten kolaka, agar para nelayan mendapat kemudahan mengurus izin tanpa harus ke propensi lagi, mengingat jaraknya agak jauh, keluhnya kepada ibu mentri

Foto Dok Andi Hendra
Foto Dok Andi Hendra

Lanjut jalhar jika TPI mangolo masih butuh pembenahan, pasalnya sebagian besar nelayan agak kesulitan merapat ke dermaga, di karenakan perairan di sekitar dermaga dankal sehingga perahu – maupun kapal nelayan agak kesulitan untuk merapat, untuk itu dirinya berharap agar mentri dapat membuatkan jety agar dapat memudahkan nelayan untuk parkir di dermaga, harapnya,

Menyikapi hal tersebut mengenai perizinan kapal, susi menjelaskan jika dirinya telah membuat surat edaran mengenai pembebasan izin kepada kapal kapasitas 10GT kebawah, dan mengenai 10.GT keatas, dia meminta kepada gubernur agar sekiranya dapat membuat gray atau di delegasikan di kabupaten untuk melaksanakan dan dapat mengeluarkan izin 10GT ke atas, sehingga nelayan tidak merasa kesulitan lagi dalam pengurusan, tuturnya

Sementara itu terkait dangkalnya laut di perairan TPI, dirinya akan membicarakan kepada gubernur dan bupati, untuk mencarikan solusinya, serta kekurangan fasilitas seperti listrik dan air, dirinya akan mengupayakan dapt membantu sesuai dengan kempuan dengan harapan semua pasilitas yang ada di pelabuhan TPI dapat di fungsikan dan di pergunakan sebaik baiknya,

Di sisi lain mengingat cuma satu orang nelayan yang di beri kesempatan untuk bertanya, ternyata masih ada nelayan sangat mengeluhkan kondisi TPI mangolo yang belum di ketahui metri perikanan, mengenai pengerokan lumpur di perairan TPI sekitar 3 kali, yang memakan ratusan juta, ironisnya ,tidak ada perubahan masih tetap dangkal, dan dermaga tidak memiliki tanggan membuat para nelayan kesulitan untuk naik ke darat, kata ambrosi.

Kontributor : Andi Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY