4
Kolaka, Koran Sultra – Meski Baru saja dikerjakan, namun Bangunan RKB SDN 4 Lamokato Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara mulai menunjukkan kerusakan dibeberapa titik.

Plapon Ruang Belajar Sekolah ini tampak mengalami keruskan, begitu pula disejumlah titik tampak kondisi bangunan sekolah mulai mengalami keretakan, Sehingga menimbulkan Kesan Bangunan yang dikerja secara swakelola pada tahun 2015/2016 lalu ini seakan asal jadi.
Padahal, anggaran yang digelentorkan oleh Pemerintah Pusat untuk Bangunan Sekolah ini tak sedikit, yakni sebnayak Rp. 1 Miliar lebih.

Menurut Kepseknya, Hj.ST.Rabiah.S.Ag yang di temui di ruang kerjanya, mengatakan jika Bangunan sekolah tersebut terdiri, 4 ruangan di lantai bawah dan 4 ruangan di lantai atas, 6 diantaranya merupakan ruangan kelas, 1 ruang guru dan 1 ruang pimpinan. keseluruhannya 8 ruangan, “ dan mengenai sumber dananya lansung dari pusat dengan menggunakan dana APBN tahun anggaran 2015 sebesar Rp.1.168.408.000.” rincinya

Dikatakannya, proyek bangunan tersebut di kerjakan secara swakelolah, dan dirinya tidak memihak ketigakan pekerjaan tersebut, di mana mulai dari gambar, Rab nya, semua di kerjakan oleh konsultan dari jakarta, sehingga dirinya tinggal mengerjakan” saya pangggil tukang untuk membangun, sekolah itu di bangun , saya tidak memakai kontraktor, karena proyek tersebut merupakan swakelolah, jadi tidak boleh di pihak ke tigakan” kata Hj.rabiah.

Mengenai retakan yang ada di palpon dan dibeberapa tembok, lanjut rabiah menjelaskan jika retakan bangunan tersebut di sebabkan adanya getaran yang terjadi pada bangunan, pasalnya lokasi di mana bangunan tersebut terdiri merupakan rawa –rawa, hal tersebut juga sudah di ketahui oleh tim PHO dari dinas pendidikan kabupaten, untuk itu dirinya dalam waktu dekat akan melakukan pembenahan/ Perbaikan sesuai petunjuk dari tim yang sudah melihatnya, jelasnya

Dirinya menambahkan jika sebelumnya sudah pernah di lakukan perbaikan di beberapa bagian yang ada pada proyek bangunan sekolah tersebut, diantaranya lantai tegel yang pecah, atap bocor, serta stan pintu ruangan rusak, semuanya sudah di benahi dengan cara di ganti, dan masih banyak yang lainnya, namun muncul lagi retakan pada beberapa titik di tembok bangunan, hal tersebut nantinya akan di benahi lagi dengan menunggu dana BOS cair, paparnya

Disisi lain Ketua JPKP Kolaka sunardi, berangapan jika bangunan yang hanya baru sekitar satu tahun sudah retak – retak, jangan di anggap reme, seharusnya hal tersebut harus di tanggapi serius oleh pemerintah setempat, demi keselamatan puluhan atau bahkan ratusan siswa yang menimpa ilmu di sekolah tersebut.

Menurutnya jika dasar proyek bangunan sekolah tersebut kuat, kemungkinan besar tidak terjadi keretakan, begitu sebaliknya, untuk itu sebelum sekolah di bangun, otomatis ada tim yang melakukan survey lokasi terkait tingkat kelayakan untuk dapat di lakukan pembangunan di atasnya, namun jika baru sekitar 1 tahun bangunan sudah mulai retak – retak, besar dugaan ada ketidak sesuaian terhadap bagunan tersebut, untuk itu dirinya miminta kepada pihak Kejaksaan Negeri Kolaka dapat menyikapi adanya dugaan terkai proyek RKB yang ada di SD 4 Lamokato.tegas Sunardi

Kontributor : A. Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY