La Ode ABD Sofyan. SH.MH, Kasi Intel Kejaksaan Muna

Raha, Koran Sultra – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna akan segera menetapakan tersangka pada kasus DAK tahun 2015, dengan dugaan penyelewengan dana sebesar Rp. 200 Miliar.

Penetapan tersangka ini akan dilakukan setelah hasil penyelidikan dinyatakan rampung dan telah dilaporkan kepada Kepala Kejaksaan, demikian disampaikan oleh La Ode ABD Sofyan. SH. MH, Rabu, (24/5) Kasi Intel Kejaksaan Muna saat ditemui dirunganya.

Sebelumnya pada tanggal 23 Mei dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat sesuai surat pangilan yakni La Oba sebagai kadis Perhubungan, Muhamad Idrus Gafiruddin, Ady Mulya, sedangkan La Sanudin Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU mangkir dari pangilan. Termaksud dua bendahara pengeluaran, BLH dan PU, hadir dalam pemeriksaan.

” tentunya hasil penyelidikan ini kita akan laporkan dulu kepimpinan,maka ditentukan siapa yang tersangka nantinya, “papar La Ode ABD Sofyan. SH. MH.

Untuk menetapkan siapa tersangka atau aktor dibalik penyelewengan dana DAK, terilis dalam data Koran Sultra dalam pemeriksaan kasus DAK yang sebelumnya Mantan Pj. Mohamad Zayat Kaemoddin, Sekda Muna Nurddin Pamone, Ketua DPR Muna,Mukmin Naini, Hj Ratnan Ningsi eks kepala PPKAD, dan semu 11 SKPD lainya.

“yang namanya korupsi DAK ini tentunya tidak main tunggal, dan kasus ini ada dua obyek DAK dan deposito bank, “terangnya.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY