Nampak sejumlah kayu melintang di jalan poros Sabilambo Lalombaa Foto: Andi Hendra

KOLAKA, KORAN SULTRA– Musim kemarau yang sedang melanda Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, dikeluhkan para pengguna jalan dan warga. Apalagi mereka yang bermukim di sekitar jalanan yang rusak. Sepanjang musim kemarau ini mereka terpaksa menghirup debu jalanan.

Seperti yang dialami warga Jalan Sabilambo, Kecamatan Kolaka. Pengamatan KORAN SULTRA, Senin (22/5), hampir seluruh badan Jalan Sabilambo – Lalombaa sekitar tiga kilometer terlihat berlubang dihiasi batu dan pasir di Jalanan. Bukan hanya mobil pribadi dan kendaraan roda dua yang melintas, truk berat juga mondar-mandir sehingga debu bertebaran di jalanan hingga masuk ke rumah warga.

Debu tersebut tentu sangat dikeluhkan warga. Selain mengganggu kenyamanan warga, juga mengancam kesehatan warga lantaran rentan terserang penyakit ISPA.

“Setiap hari kami harus mencicipi debu. Akibat proyek pelebaran jalan yang tidak melakukan penyiraman disepanjang jalan,” ujar Daeng.

Akibatnya Daeng bersama sejumlah warga lainnya, terpaksa harus menutup sebagian badan jalan, dengan menggunakan bebatuan besar dan kayu kayu sepanjang tiga hingga empat meter, agar perbaikan jalan yang menimbulkan debu tersebut tidak begitu banyak.

”Debu tersebut tidak hanya menggangu warga, namun juga membahayakan kesalamatan bagi pengendara. Khususnya pengendara motor. Sehingga kami menutup menutup sebagian jalan, agar debu tidak terlalu banyak,” katanya.

Pihak kontraktor pengerja proyek pelebaran jalan kata Daeng, tidak melakukan penyiraman, sehingga debu merembet hingga ke rumah warga.

”Sudah ada tiga hari pihak pekerja jalan tidak melakukan penyiraman,” tuturnya.

Ia berharap, pihak pemerintah atau pelaksana pekerjaan tersebut, untuk tidak asal kerja saja, namun juga harus memperhatikan dampak negatif yang akan terjadi demi, bagi warga sekitar dan keselamatan pengguna jalan.

Kontraktor pelebaran jalan yang berusaha dikomfirmasi, terkait keluhan warga, tidak berada di tempat. Hingga terbitnya berita tersebut belum ada keterangan dari pihak Kontraktor.

Kontributor : Andi Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY