Bocah penderita Hodrocefalus di Kolaka Utara, foto  Israil Yanas
Bocah penderita Hodrocefalus di Kolaka Utara, foto Israil Yanas

Lasusua , Koran Sultra – Tidak miliki Kartu BPJS dan uang, Muhammad Ahzan, bayi berumur tujuh bulan ini, diduga penderita Hidrosifalus terbaring lemas tak berdaya dirumahnya, Putra pertama pasangan Jumardin (25) dan Rahmawati (27) warga Desa Lelehao Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara saat ini hanya melakukan pengobatan tradisional (Dukun),

Rahmawati yang dihubungi telpon selulernya Kamis (27/10} menjelaskan, anaknya sudah ada kelainan pada kepalanya sejak umur 4 bulan, yang semakin hari semakin membesar.

Buah hatinya dirawat cara tradisional dengan menggunakan air yang sudah didoakan oleh Dukun, karena faktor ekonomi, Rahmawati tidak bisa membawa Putra semata wayangnya ke rumah sakit.

“Sementara pengurusan kartu Domisili Kolaka Utara karena Baru sebulan pindah dari Malili. Luwu Timur,” katanya

Dokter Puskesmas dan kepala desa Lelehao menyarankan untuk ke Rumah sakit, tetapi kami tidak miliki Uang karena suaminya, Jumardin kerjanya hanya nelayan. Ungkapnya

Menurut Rahmawati, Putranya itu masih bisa sembuh, asalkan mendapatkan Penanganan dan perawatan yang intens secara medis. Dan berharap pemerintah memberikan bantuan secepatnya.

Kadis Kesehatan Kolut, Alias yang dihubungi HPnya menjelaskan, kami sudah diberi informasi adanya warga yang diduga penderita Hidrosifalus. Dan kami berharap secepatnya ditangani.

“Siapapun yang sakit warga Kolaka Utara Maupun Warga yang Melintas, pemerintah khususnya Dinas Kesehatan berkewajiban memberikan pelayanan yang prima,” katanya.

Persoalan tidak memiliki kartu BPJS karena warga tersebut migrasi antar Provensi, secara kemanusiaan dan hirarki Pemerintah masih memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi warga tidak mampu. katanya

“ Pengurusan Jamkesda dari tingkat Desa dan seterusnya ,” katanya.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY