Tim Gabungan saat turun ke Lokasi Penambangan Emas di Ulunggolaka, foto : Andi Hendra
Tim Gabungan saat turun ke Lokasi Penambangan Emas di Ulunggolaka, foto : Andi Hendra

Kolaka, Koran Sultra – Tim gabungan dari POLHUT, BKSDA Sultra, Polsek Kota Kolaka, Camat Latambaga, Lurah Kolakasi dan Lurah Ulunggolaka dimana Tim Tersebut di Kordinatori Oleh Asisten 1 Pemda Kolaka H. Bakri, Melakukan tinjauan Dilokasi Penemuan emas Yang ada di Kelurahan Ulunggolaka Kec.Latambaga, Kab Kolaka, Senin ( 24/4).

Banyak masyarakat dari berbagai daerah yang datang berbondong – bondong menuju kelokasi penemuan emas namun Sayangnya Ratusan masyarakat Tak di izinkan Oleh Petugas tim terpadu Yang berjaga di jalur yang ada di kelurahan Kolakasi, menuju ke lokasi penambangan emas, setelah mereka di data dan di beri penjelasan oleh petugas, kemudian mereka berbalik arah dan pulang kerumah masing – masing.

areal Penambangan emas oleh Warga, serta peralatan manual yang digunakan oleh para Penambang, foto : Andi Hendra
areal Penambangan emas oleh Warga, serta peralatan manual yang digunakan oleh para Penambang, foto : Andi Hendra

Sementara itu, kepala seksi Badan Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Sultra Darman menjelaskan Jika pihak BKSDA Sultra baru 2 Hari mengetahui jika ada aktivitas pertambangan emas yang di lakukan Masyarakat di Kabupaten Kolaka, “ mendapati informasi ini kami Melakukan Kunjungan Dengan Berkoordinasi Pemerintah Setempat dan membentuk tim terpadu untuk di lakukan penertiban aktivitas tersebut, di karenakan area tersebut merupakan kawasan Konservasi yang tidak boleh ada aktivitas di dalamnya” tegas Darman.

Lanjut Darman mengingat kawasan yang sekarang ini di kelola oleh masyarakat merupakan kawasan konservasi sehingga aktivitas pertambangan maupun penebangan pohon itu tidak Boleh dan harus di hentikan, “ hal tersebut merupakan pelanggaran sesuai yang tertuang dalam UU No.5 Tahun 1990 dan UU NO.41 TAHUN 1999 “ sambungnya

Dijelaskannya, kawasan Konservasi ini hanya dapat di manfaatkan untuk Jasa Lingkungan, seperti Air bersih Yang dapat di komsumsi masyarakat, “ Untuk itu agar aktivitas pertambangan tidak semakin meluas, melalui tim Terpadu yang di bentuk dari beberapa instansi, melakukan penjagaan untuk melakukan sosialisasi dan melarang masyarakat masuk untuk melakukan aktivitas penambangan” Jelas darman,

Sementara ratusan masyarakat yang sudah berada di dalam itu juga tetap akan di hentikan, namun tentunya butuh waktu untuk memberikan pemahaman kepada para masyarakat jika lokasi yang berpotensi emas tersebut merupakan kawasan konserpasi yang tidak boleh di kelolah sesuai amana UU. Ungkapnya.

Terlihat Beberapa Petugas yang tergabung dalam tim Masuk kelokasi Penambangan Emas, Koordinator Tim terpadu Asisten 1 pemda Kolaka H.Bakri mencoba Berteriak dengan menggunakan Megapone, untuk mengumpulkan Ratusan Masyarakat yang tengah mendulang, namun hal tersebut tidak membuakan hasil, masyarakat yang asyik mendulang tak mengindahkan himbauan petugas, bahkan tak sungkan – sungkan para pendulang meneriaki petugas,

Sekitar 4 jam petugas yang tergabung dalam tim meninggalkan lokasi dan masyarakat yang ada masih tetap mendulang, sedikitnya 500 orang terlihat yang sedang melakukan penambangan secara manual dengan peralatan seadanya serta membuat lubang sedalam 7 hingga 12 meter, agar bisa mendapatkan emas.

Di sisi lain petugas yang berjaga di jalur masuk melalui Kelurahan mangolo, tidak menghentikan ataupun melarang warga untuk masuk melakukan aktivitas penambangan,” kami tidak lewat jalan yang ada di kolakasi, tapi kami lewat dari jalur di kelurahan mangolo Karna saya tinggal di ulunggolaka, dan petugas yang jaga di sana tidak melarang kami masuk, malah kami di beri waktu 1 bulan hingga tanggal 28 Bulan depan untuk menambang sebelum nantinya di lakukan penyisiran untuk pengosongan lokasi penambangan” kata bahri yang sedang menambang.

Kontributor : A.Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY