Suasana saat Tim BAP memamerkan Gula seakan mirip aparat keamanan saat konferensi pers dan membeberkan bb
Suasana saat Tim BAP memamerkan Gula seakan mirip aparat keamanan saat konferensi pers dan membeberkan bb

Lasusua, Koran Sultra – Jelang Pemilihan Kepala Daerah suasana politik yang memanas menjadi fenomena yang biasa terjadi akhir – akhir ini.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dimana Salah satu Tim Paslon Bupati Kolut BAP diduga melakukan perampasan dan pengeroyokan oleh Tim Kecamatan Annur yang menjalankan tugas untuk membagikan gula dan sejumlah uang operasional di Posko-posko ANNUR. Upaya itu dilakukan lantaran menduga barang tersebut akan dibagikan ke sejumlah warga, Pernyataan ini disampaikan Tim ANNUR, Awal didampinggi Ahmad Djais di Kediaman Nurrahman, dikelurahan Lasusua Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara.

Menurut mereka hal ini tidak semestinya terjadi, “Perlakuan ini seperti Preman yang tidak mengerti aturan Panwas dan Kepolisian” ungkap Awal’

“ Yang lebih hebatnya Di postingan social media (FB) Nampak Foto Ketua Tim BAP Hamsah yang juga mantan Anggota DPRD Kolut dua Periode bersama Ketua BPD Desa Lahabaru Kecamatan Watunohu Daeng sira yang mengangkat Bungkusan Gula dan Uang seperti Polisi yang lagi memamerkan barang Bukti” Ujar Awal dengan tegas
Ditambahkannya, seharusnya mereka sudah memahami Aturan Panwas, “ namun masih melakukan pelanggaran, kan sudah jelas ada dana kampanye untuk Posko-posko calon” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ahmad Djais, menurutnya Tim BAP tidak bisa menangkap ataupun melakukan pengeroyokan, seharusnya dilaporkan ke Panwas bukan dieksekusi langsung dengan cara membuka mobil Avansa dengan nopol DT 1449 FB dihari Minggu (15/01/2017) sekitar pukul 15.30 wita, ungkapnya.

“Gula Yang terbungkus sebanyak 29 kantong untuk posko diempat Desa dikecamatan Ngapa dan uang sebanyak Rp. 400 ribu bukan Rp. 1,2 juta seperti yang diberitakan salah satu media” jelasnya

Menurut mereka, Tim Kecamatan ANNUR usai membagikan bantuan keposko di Desa Lain, berlanjut ke Desa Beringin dan tiga desa lainnya, namun saat Tim Annur kehabisan Dana mereka menarik di ATM uang sebesar Rp. 400 ribu. Ujarnya

“ Yang anehnya Tim Annur didatangi sekelompok orang tidak dikenal dan menggiring mereka KePosko BAP, sehingga mereka diperlakukan tidak wajar, disiram bensin dan terjadi pemarangan namun di tahan oleh Anggota DPRD Kolut dari Partai Golkar” ungkapnya.

Seharusnya Ketua Tim BAP Hamsah bisa menjelaskan apakah dengan sejumlah barang ini masuk cost Politik atau Money politik sementara kan sudah ada kesepakatan semua calon. Ujarnya.

Tim BAP Daeng Passara menjelaskan Awalnya kami curiga dengan sebuah mobil yang berstiker salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati yang parkir di depan ATM di Desa Beringin Kecamatan Ngapa, saat di periksa didalam mobil tersebut ditemukan 29 bungkus gula pasir serta uang tunai bejumlah Rp.1.200.000,” kata Daeng Passara saat mengelar konferensi pers di Posko pemenangan, pada Pukul 20.00 Wita Minggu(15/1/2017)

Menurut Passara, saat mobil tersebut diamankan sekitar pukul 15.30 Wita, seorang supir mobil dan penumpang yang berjumlah enam orang lansung melarikan diri. Dari enam orang tersebut diduga dua diantaranya merupakan oknum ASN serta mobil tersebut milik salah satu Kepala Sekolah (KS) Sekolah Dasar (SD).

“Saat diamankan supir mobil sempat ditanyai sebelum melarikan diri. Supir mengaku kalau gula dan uang tersebut akan di bagikan pada pemilih,” ujarnya.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY