Bupati Arhawi saat memukul gong saat meresmikan kampung KB Desa Kabita di Pulau Kapota, foto : Surfianto

Wakatobi, Koran Sultra – Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan ledakan jumlah penduduk, Pemkab Wakatobi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mencanangkan Kampung KB di Desa Kabita, Kecamatan Wangi – Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Rabu (23/8/2017).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Wakatobi, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, OPD, Ketua TP PKK Wakatobi, Kades Kabita, TP PKK Desa, tokoh masyarakat, PLKB, serta ratusan masyarakat sekitar.
Kades Kabita Bahlul dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan mengungkapkan rasa senangnya karena Desa Kabita menjadi sasaran Kampung KB. Diketahui Kampung KB menjadi salah satu program yang sangat strategis dan dibentuk dengan tujuan mensejahterakan masyarakat desa.

Bupati Arhawi bersama Forkompimda, OPD, dan Kades Kabita saat pembacaan doa

Terkait dengan kondisi sarana jalan yang ada di Desa Kabita, Bahlul berharap kepada Bupati Arhawi agar lebih memprioritaskan pembangunan desanya sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera.

Sedangkan Bupati Wakatobi dalam sambutannya mengatakan, Kampung KB ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara serta memiliki kriteria tertentu. Dimana terdapat keterpaduan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga (KKBPK) dengan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, bahwa pelaksanaan program Kampung KB lebih fokus pada masyarakat kurang mampu dan masyarakat tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan. Dengan pencanangan Kampung KB, maka program KB diharapkan dapat bergema kembali dan menjangkau masyarakat terutama yang berada di desa-desa di seluruh Indonesia terkhusus di kabupaten wakatobi.

Kelompok Pendukung Program Kampung KB saat mengucapkan ikrar

“Mari Kita tingkatkan kerjasama, kekompakan agar Kampung KB menjadi kebanggaan kita bersama dan semakin jaya, pemkab Wakatobi juga telah membuka akses jalan dari Desa Kollo sampai ke Desa Kabita sepanjang lima kilo meter, mudah – mudahan tahun depan di perpanjang lagi, ” harap bupati.

Arhawi mengharapkan, kegiatan pencanangan ini tidak hanya sampai di Desa ini, masih banyak lagi Desa yang perlu kita interfensi secara bersama.

Kampung KB ini merupakan kampung KB ke dua dan dibentuk sesuai perencanaan agar diwujudkan nawacita yang bisa menghimpun penduduk yang berkualitas sesuai yang diamanatkan oleh Peresiden Jokowi, Tutupnya saat sambutannya serta meresmikan kampung KB Desa Kabita di halaman kantor Desa Kabita.

Pencanagan kampung KB dihadiri oleh Direktur Analisis Dampak Kependudukan, Dra Theodora Pandjaitan saat kunjungan kerjanya.

Ia mengatakan, program peningkatan kualitas penduduk sudah menjadi perwakilan masyarakat, dalam dukungan ini kita mencanangkan untuk membentuk perwujudan agar membangun masyarakat yang lebih baik.
Program KB ini bukan kita larang, tetapi ini merupakan menjadi wadah dari sektor pembangunan bagi kawasan pinggiran di Kabupaten Wakatobi.

Kampung KB tidak akan bisa bergerak secara tepat apabila tidak dilengkapi dengan rumah data kependudukan, ini akan memuat indentitas penduduk yang tidak hanya kesertaan ber KB.

“Mencatat tentang Pendidikan, Infrastruktur, Imunisasi, kesehatan, ekonomi serta aktifitas masyarakat yang terlihat jelas,” Tutupnya.

Kontributor : Surfianto SH
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY