Kepala BPBD Konawe

Unaaha, Koran Sultra – Tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten Konawe membuat BPBD langsung melakukan identifikasi asesement di lapangan mengingat di beberapa kecamatan rawan terjadi ongsor dan banjir.

Hal tersebut diungkapkan Jahiyudin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe saat ditemui di Kantor BPBD Konawe, kemarin.

Menurutnya berdasarkan administrasi pemetaan titik rawan bencana di kabupaten Konawe di ketahui ada 12 kecamatan yang menjadi titik rawan terjadinya bencana sesuai hasiil asesement identifikasi yang dilakukan dilapangan. Katanya

Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten konawe mengakibatkan di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten konawe sangat rentan terjadinya bencana Banjir “tingginya curah hujan di Kabupaten Konawe mengakibatkan dibeberapa kecamatan sangat rawan terjadinya banjir “. Tambahnya

Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak BPBD saat ini tengah melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak bencana banjir dan longsor mengingat di Kecamatan Sampara ada enam rumah yang tertimbun longsor dan di Kecamatan Wawotobi sebagian warga yang terkena bencana banjir telah dievakuasi ke Balai Desa mengingat rumah warga yang terkena banjir sudah tidak layak ditempati. Jelasnya .

Reaksi cepat dari BPBD Konawe masih melakukan evakuasi dan menyalurkan sejumlah bantuan dari Bupati Konawe kepada penduduk di Beberapa Kecamatan di Kabupaten Konawe.

Kepala BPBD Konawe mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah focus dalam melakukan evakuasi penduduk yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor dan menyalurkan bantuan dari Bapa bupati Konawe yang terkena bencana berupa kebutuhan dasar diantaranya beras, air bersih, dan makanan instan. Katanya

Editor: Rahmat
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY