Sekertaris Jurusan Kebidanan FKM UMI, Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb

MAKASSAR, KORANSULTRA.COM – Anak adalah manifestasi masa depan keluarga. Namun, sebelum memutuskan untuk hamil, sebaiknya ibu mencari referensi soal kehamilan. Termasuk batas usia.

Tak jarang ditemukan ibu diusia 35 tahun keatas masih ingin punya anak. Ternyata diumur demikian, perempuan hamil erpotensi mengalami pendarahan hebat saat persalinan.

“Ibu hamil lebih dari 35 tahun memiliki resiko perdarahan, kondisi jalan lahir yang sudah mulai menua dan menjadi lebih kaku. Hal ini memungkinkan terjadinya perdarahan,” jelas Sekertaris Jurusan Kebidanan FKM UMI, Suchi Afnalurini Shariff S.Si.T, SKM. M.Keb (18/08/2017).

Selain pendarahan, lanjut Suchi sapaan akrabnya, ibu hamil berusia diatas 35 tahun akan mengalami hipertensi.

“Hipertensi itu tekanan darah tinggi. Normalnya tekanan darah pada ibu hamil yakni 120/80 mmhg, jika hamil usia diatas 35 tahun, tekanan darahnya memungkinkan meningkat,” ujarnya.

Selain itu, tambah Suchi, dapat memicu preeklamsia pada ibu hami yang dapat mencegah plasenta mendapatkan atau menyuplai darah yang cukup. Jika plasenta tidak mendapatkan cukup darah akan menyebabkan pasokan nutrisi pada janin terganggu.

“Akibatnya akan terhambat dan persalinan macet dapat terjadi diusia ini. Bahkan kematian bisa saja terjadi,” pungkasnya.(CJ MAKASSAR)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY