
Kolaka, Koransultra.com – Akibat cuaca buruk, puluhan nelayan di Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kolaka, Sulawesi Tenggara memilih tidak melaut sejak sepekan terakhir. Tingginya ombak, membuat mereka khawatir dengan keselamatan mereka.
Selama tidak melaut, para nelayan memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap mereka.
“Untuk sementara ini kami tidak dapat melaut. Dikarenakan besarnya gelombang ombak yang diserta angin kencang, dan sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan bagi kami sebagai nelayan,” kata salah satu nelayan, Hasan (56).

Dikatakannya, Nelayan diwilayah tersebut tidak mau mengambil resiko. Kendati melaut merupakan sumber pencarian satu-satunya.
“Kami tidak ingin menjadi korban akibat cuaca buruk dengan kerasnya ombak serta angin kencang. Sebab, pengalaman kami tahun yang lalu rekan kami meninggal dunia akibat dihantam ombak yang sangat deras, perahu miliknya rusak akibat hantaman ombak,” katanya, pada Koran Sultra.
Dikatakannya, cuaca buruk yang terjadi saat ini, dimungkinkan hingga pergantian tahun 2019 nanti.
“Mungkin sudah inimi yang dibilang orang-orang perubahan Panca Roba,” kayanya.
Kontributor : Asri Joni




