kejaksaan
Raha, Koran Sultra – Anggota DPRD Kabupaten Muna, Darmin yang menjadi Terdakwa dalam kasus Dugaan kasus dugaan Keterangan palsu pengurusan Surat Layak Operasi (SLO) akhirnya ditangguhkan Penahannnya.

Langkah ini diambil setelah melalui pertimbangan majelis hakim Erven Langeng Kaseh.SH. MH, dimana majelis hakim melalui pertimbangan terdakwa dijaminkan oleh ketua DPR Muna, dan ketua DPC Gerindra.

Kepala kejaksaan Muna Badrut Tamam. SH. MH saat diwawancarai mengaku menghormati Putusan Hakim, namun dirinya menegaskan akan tetap melakukan pengawasn terhadap Terdakwa yang kini beralih status dari Tahanan Rutan menjadi Tahanan Kota “ Itu adalah kewenangan hakim, tetapi terdakwa itu harus benar-benar mematuhi dan terdakwa tidak boleh ada alasan bermain-main” tegas Pria yang akrab disapa Pak BT ini.

IKLAN KPU

Ditambahkannya, jika terdakwa melanggar Pihaknya tak segan segan melakukan penangkapan, ” kami pihak kejaksaan akan tetap mengawasi, jika dia diluar kota, baik dikampung kami tangkap kembali. “tegasnya Badrut Tamam kemarin ditemui hal ini.

“permohonanya mereka normatif saja, bahwa klien merupakan wakil rakyat, juga menjamin terdakwa tidak menghilangkan barang bukti, atau kemudian melarikan diri bahkan tidak mengulangi tidak pidana hal yang sama.” ujar Erven Langeng Kaseh. SH. MH. Ketua majelis. hakim, yang didampingi oleh sekertaris. Muhamad Abdul

Terdakwa sebelumnya tersangkut perkara memberikan keterangan palsu pada akta otentik pemasangan instalasi listrik 37 rumah di Desa Waturempe, Kecamatan Tikep, Muna Barat pada Februari 2014 lalu. Darmin disangka sebagai pihak yang memberikan keterangan palsu dengan menggunakan perusahaannya CV Jis Elektris di Kantor Konswil Sultra Cabang Muna untuk mengerjakan proyek pemasangan instalasi listrik.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here