Kepala DKP Muna, La Ode Paliawaludin usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Muna, foto : Bensar
Kepala DKP Muna, La Ode Paliawaludin usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Muna, foto : Bensar

Raha, Koran Sultra – Setelah sempat mangkir dari panggilan Kejaksaan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Muna, La Ode Paliawaluddin akhirnya hadir di kantor Kejaksaan negeri Muna guna memenuhi panggilan penyidik.

Pemeriksaan ini dilakukan pihak kejaksaan terkait lintas Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 lalu, Seperti diketahui, DKP Kabupaten Muna keciprat Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2015 lalu sebesar Rp. 6 miliar, yang diperuntukkan pengadaan alat nelayan dan konstruksi.

Usai menjalani pemeriksaan, Paliawaluddin yang diwawancarai awak media menuturkan dirinya diperiksa hnya seputar anggaran DAK saja, ” cuman itu yang ditanya, tentang lintas anggaran ” ujarnya singkat.

IKLAN KPU

Dikatakannya, alokasi anggaran tersebut tersebara diberbagai titik, “bantuan alat penangkapan tersebar diberbagai kepulauan, dan untuk pembangunan pasar dikecamatan Pasikolaga. ” jelas La Ode Paliawaluddin, usai pemeriksaan pukul 11. 10 wita, Selasa, (27/12).

Kejaksaan Muna, melalui Kasintel kejaksaan La Ode Sofyan. SH, mengatakan pemeriksaan yang dilakukan terhadap kadis DKP ini terkait pengunaan anggaran, sekaligus mendalami hasil pekerjaan apakah telah sesuai dengan hasil dilapangan, ” tujuan kita melakukan penyelidikan (terkait penggunaan anggaran, dan hasil pekerjaannya) bagaimana kalau pekerjaanya amburadul “ujarnya.

Dikatakannya, untuk hari ini pemeriksaan dilakukan kepada dua orang Kepala Dinas, , yakni kepala dinas DKP, dan Dinas kesehatan, untuk selajutnya ,kadis PU, Pertambangan, dinas perhubungan dan BPK KB, bebernya.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here