Akun FB Kepala BAPPEDA Koltim Dipalsukan, Penipunya Minta Pulsa

 Screenshot akun fb palsu Mustakim Darwis Dok: Koran Sultra
Screenshot akun fb palsu Mustakim Darwis Dok: Koran Sultra

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Untuk kesekian kalinya akun Facebook (FB) Kepala Bappeda Kolaka Timur (Koltim), Dr ‘Mustakim Darwis’ dipalsukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Akun facebook palsu yang diberi nama ‘Mustakim Darwis’ itu, meminta pulsa senilai Rp 100 ribu pada sejumlah kerabat Mustakim di fb. Dengan alasan sementara berada disuatu tempat yang jarak dengan konter sangat jauh. Ia bermohon pada sejumlah orang agar diisin pulsa secepatnya, karena ia sangat membutuhkan untuk menghubungi seseorang.

”Bisa minta tolong isiin pulsa…Soalnya disini ga ada yang jual pulsa telkomsel…Mau isi pulsa dari m-banking sedang eror..soalnya ada yang mau dihubungi penting…soalnya pulsa bener-bener kosong..Bagaimana bisa di isiin sebentar…Ntar diganti uang pulsanya…Tolong ya,” tulisnya.

Dalam akun fb palsu Mustakim ini, mengirimkan pesan terhadap rekannya dengan jenis pesan yang sama yaitu meminta tolong ” boleh minta tolong di isikan pulsa di nomor 082272325838 isi 100ribu…Ntar kirim no reknya…Ntar diganti uang pulsanya…Tolong ya,” tulis oknum tersebut.

Tak segan-segan, akun ini bahkan menjanjikan pada sejumlah orang bakal mengirimkan dana dua kali lipat dari harga pulsa yang ia mintai. ”Ia entar aku gantiin yah, kirim aja nomor rekeningnya, nanti aku kirim dua kali lipat,” katanya.

Sementara itu Mustakim Darwis mengatakan, ada banyak temannya yang sempat dimintai pulsa, bahkan ada yang sempat tertipu mengirimkan pulsa pada orang tersebut.

“Itu akun palsu, meskipun akun asli saya sama dengan yang palsu itu, yang jelasnya kalau ada yang mengatas namakan saya, kemudian meminta sejumlah pulsa atau sebagainya dengan iming-iming bakal diganti berapa kali lipat, tolong jangan dihiraukan,” ujar Kepala Bappeda.

Mustakim berharap, agar jangan ada yang mau dikibulin sama akun fb palsu tersebut. Sebab, itu hanya modus perilaku orang yang tidak bertanggung jawab.

Kontributor : Dekri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *