Ilustrasi
Ilustrasi

LASUSUA, KORAN SULTRA-Masyarakat Kolaka Utara yang mambawa uang dalam jumlah banyak dari Bank hendaknya berhati-hati. Seorang warga yakni H Bukaseng(67) yang baru keluar dari sebuah bank di Lasusua terpaksa merelakan uang miliknya dibawa kabur kawanan pencuri, Jumat (24/2) di halaman rumahnya.

Akibat peristiwa itu warga Dusun Warokowu, Desa Watuliu, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara mengalami kehilangan uang sebesar Rp 100 juta.

Saat kejadian uang disimpan di dalam jok sepeda motor milik Bukaseng. Korban mengaku hanya mampir membuang air kecil selama lima menit didalam rumahnya disamping salah satu Sekolah Menengah Umum yang ada di Lasusua. Atas peristiwa yang dialaminya korban kemudian melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Polsek Lasusua.

Dari keterangan korban, peristiwa pencurian itu terjadi bermula ketika korban baru dari Bank BRI Lasusua. Setiba dikediamnya, korban memarkir kendaraannya di halaman rumahnya, saat hendak membuang air kecil. Seusai buang air kecil selama lima menit, korban melihat uang miliknya yang disimpan didalam jok motor sudah raib digagas maling.

Bukaseng yang ditemui dirumahnya mengatakan, sebelumnya empat Bulan lalu, sempat didatangi oleh enam orang yang mengaku dari Pegawai Bank BNI Lasusua. Dengan mengenakan atribut lengkap BNI, ia ditawarkan untuk menjadi salah satu nasaba Bank BNI dengan iming-iming bunga yang lumayan tinggi.

”Saya kembali didatangi kemarin, (Kamis 23/02/2017 red) sama dua orang, laki-laki dan perempuan. Dengan berpakaian lengkap layaknya kariawan Bank BNI. Pengakuan dari mereka adalah pegawai Bank BNI Pare-pare,” ungkap Bukaseng, Jumat (24/2).

Lanjut Bukaseng, kedua kariawan tersebut menawarkan dia untuk menjadi nasabah, dengan mengajukan permintaan uang yang disimpannya di Bank BRI agar dipindahkan ke Bank BNI.

“Saya percaya, karena orang itu berpakaian lengkap seperti Pegawai bank BNI lengkap Id Cardnya,” kesalnya.

Karena tertarik dengan iming-iming bunga tinggi, Bukaseng akhirnya beranjak ke Bank BRI lasusua. Bukaseng mengaku, saat hendak ke Lasusua pada Jumat pagi, ia tidak pamit pada istrinya dan anaknya, Sebab keduanya sedang ke pasar. Bukaseng menyebutkan saat berada di Bank BRI ia mendapatkan nomor antrian dua, sehingga ia tidak harus menunggu lama untuk mencairkan dananya senilai Rp 100 juta.

“Pihak Perbank kan sempat bertanya Naik apa dengan Uang sebanyak Itu, saya bilang naik motor,” ujar Bukaseng sembari meniru awal percakapannya dengan salah satu karyawan Bank BRI Lasusua.

Saat diperjalanan, Bukaseng mengaku tidak ada perasaan dibuntuti oleh siapapun. Hanya saja ia kepingin buang air kecil masuk kerumah. Lima menit kemudian saat dicek uang yang disimpannya dalam bagasi Motor Metic hilang seketika.

“Malamnya saya sempat sampaikan Istri saya, uang itu mau dibelikan tanah dijalan poros atau bagaimana,’’ ujar dia dengan nada sedih.

Sementara itu pihak keluarga yang sempat mencurigai orang yang berkunjung ke rumah Bukaseng dengan mengenakan pakaian atribut BNI, menghubungi rekannya yang bertugas di Bank BNI. Dan saat dihubungi, rekannya menyampaikan jika tidak ada karyawan dari Bank BNI yang bertugas di lapangan. Apalagi untuk mendatangi rumah-rumah warga menawarkan sebagai nasabah Bank.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here