LASUSUA, KORAN SULTRA-Priode Bupati Kolaka Utara (Kolut) Rusda Mahmud, tinggal tiga bulan lebih, permohonan maaf Rusda Mahmud kepada Masyarakat Kolut selama masa kepemimpinnya.

Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan MTQ ke XI di Lapangan sepak Bola Tiwu Desa Tiwu, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (25/01) Malam.

“Priode saya masih menyisahkan waktu kurang lebih tiga bulan Lagi. Inilah yang terakhir saya tatap muka langsung pada masyarakat Kolaka Utara khususnya, Kecamatan Kodeoha Dan Kecamatan Tiwu karena saat ini mengadakan MTQ. Olehnya itu perkenangkanlah saya Pamit dan ucapkan terimakasih atas dukungan dan kebersamaannya selama ini,” ujar Rusda Mahmud.

Kebersamaan yang indah ini lanjut Rusa, terlalu sulit untuk dilupakan. Biarlah tapak demi tapak, jalan yang kita buat bersama menjadi saksi kebersamaan kita. Insaallah, saya selaku pribadi Rusda Mahmud akan berjanji kedepan meskipun tidak menjadi Bupati lagi, saya sebagai putra daerah akan tetap mendarma baktikan diri, demi kemajuan Kabupaten Kolaka Utara yang kita cintai ini,” kata Rusda Mahmud yang mengucapkan dengan nada sedih dan terbata-bata.

IKLAN KPU

“Pilkada Sudah usai, jangan lagi ada perbedaan yang terkotak-kotak. Karena Pilkada ini berjalan aman dan damai. Jangan lagi kita membuang energy untuk membahas proses pilkada ini. Sudah saatnya kita melupakan konflik-konflik internal dan anggaplah perbedaan itu sebagai rahmat,” tambah Bupati Kolut.

Suami Nur Faeda Rusda itu juga berpesan, ”Mari kita menyatukan visi yang lebih besar untuk menbangun Kabupaten Kolaka Utara yang lebih maju. Berikan kesempatan Bupati Kolaka Utara yang baru untuk bekerja maksimal. Saya yakin Bupati yang baru, akan menjalankan amanah masyarakat Kolaka Utara,” pesan dari bapa empat anak itu.

Ia juaga mengajak mengajak generasi muda untuk terus berbuat yang baik demi kolaka utara yang lebih baik. ”Saya juga memohon maaf yang setulus tulusnya jika selama kebersamaan kita kurang lebih sepuluh tahun, saya pernah berbuat salah atau terdapat khilaf yang dilakukan, baik itu sengaja maupun tidak disengaja. Tentunya, saya memohon maaf yang sebsar-besarnya, jika mungkin ada harapan bapak dan ibu sekalian yang saya tidak bisa tunaikan. Sekali lagi saya Mohon maaf,” ungkap Rudsa.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here