ILUSTRASI

Lasusua, Koran Sultra – Sukirman alias Labe (38) warga Desa Pasampang Kecamatan Pakue Tengah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dilarikan ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Djafar Harun semalam pukul 23.00 wita, Selasa (12/6). Jidatnya dijahit akibat sobek menganga usai petani itu dilempar bongkahan batu gunung oleh warga sedesanya bernama Fausan dan Feldi, Warga Desa Majapahit.

Kapolsek Pakue, Iptu Saenal Alimin saat dikonfirmasi pagi tadi (13/6) membenarkan jika aksi koboi yang dilakukan Fausan dan Feldi dengan mengeroyok Labe di Bulan Ramadan itu belum diketahui lebih pasti motif tindakan itu dilakukan. Sang korban spontan mendapat serangan batu melayang yang dihujamkan ke dirinya.

IKLAN KPU

Dua lelaki yang bertindak sebagai pelaku itu melayangkan batu ke arah korban yang salah satunya berhasil bersarang di jidat Labe. Darah segar pun mengucur dan seketika pria berkulit gelap itu tumbang. “Habis itu pelaku langsung kabur,” ujar Kapolsek.

Pihaknya saat ini masih mengejar kedua pelaku sembari mengamankan alat bukti dan memintai keterangan saksi. Demikian juga pembuatan permintaan bukti visum telah dilakukan. “Korban sementara ditangani medis di RS dan semoga lekas membaik,” tukasnya.

Berdasarkan keterangan warga setempat jika kondisi Labe kurang stabil usai dihantam batu karena kerap pusing dan muntah-muntah. Pelaku diduga selain berbekal batu juga senjata tajam jenis parang saat mengeksekusi petani malang itu.

KONTRIBUTOR : ISRAIL YANAS

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here