Tirawuta, KoranSultra.Com – Ratusan rumah warga di Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, direndam banjir, Sabtu (21/7/2018).

Air merendam rumah warga sekitar dua meter. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut, namun sejumlah harta benda warga ludes terbawa arus sungai.

Menurut warga Horodopi Risman, bencana banjir memang seringkali terjadi di setiap muslim penghujan tiba. Namun banjir kali ini lebih besar dari Banjir-banjir sebelumnya.

“Seringkali banjir jika musim penghujan. Namun banjir kali ini bedah, air lebih besar dari sebelumnya,” jelas Risman.

Camat Mowewe Marwan mengatakan, penyebab meluapnya sungai Mowewe diakibat normalisasi sungai yang kurang, sehingga air mudah meluap hingga kepemukiman warga.

“Ini diakibatkan kurangnya normalisasi sungai, sehingga air sungai mudah meluap. Apa lagi sayap bendungan yang ada di Desa Nelombu sudah jebol,” jelas Marwan, pada KoranSultra.Com.

Mana lagi kata Camat Mowewe ini, PLTA yang ada di kilometer 21 berada pada posisi tinggi, sehingga air yang berasal dari Kecamatan Mowewe tidak mampu menahan debet sungai.

“Justru air yang berasal dari PLTA kembali melawan arus. Sehingga derasnya air sungai yang berasal dari Mowewe kembali ke Kecamatan Mowewe,” ujar Marwan.

Sementara itu salah seorang tokoh pemuda Mowewe Hamjang menuturkan, banjir yang melanda Mowewe hari ini disebabkan gundulnya hutan yang ada di Kecamatan Mowewe.

“Ini diakibatkan perambahan hutan, yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutur Hamjang.

Kontributor: Dekri

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here