Pj. Bupati Konawe, Tasman Taewa saat diwawancarai usai kegiatan

Unaaha, Koran Sultra – Kedatangan Tim KPK di Konawe sempat membuah gaduh publik, ternyata kehadiran KPK ini dalam rangka monitoring dan evaluasi pencegahan korupsi di daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Heri Nuridin selaku koordinator Wilayah Sultra dan didampingi oleh Pj. Bupati Konawe, Tasman Taewa pada Selasa 31/07.

Rupanya saat monitoring Tim KPK, Pj. Bupati Konawe, Tasman Taewa sempat menyampaikan persoalan devisif anggaran yang kini tengah menjadi isu hangat di daerah ini. Tak tanggung tanggung devisit anggaran di konawe angkanya mencapai 300 an miliat rupiah. Dan hal ini sudah dipaparkan kepada Tim KPK, demikian diungkapkan oleh Pj. Bupati Konawe saat diwawancarai usai kegiatan.

” Kita sudah sampaikan soal devisit anggaran di kabupaten Konawe untuk 2018 semua belanja modal yang belum dilelang atau belum dikontrakkan distop dulu” Katanya.

Tasman Taewa mengungkapkan, hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hari ini bersama KPK, ” Dari situlah (penghematan anggaran) akan dinilai kegiatan kegiatan yang tidak ada asas manfaatnya itu akan kita porsikan ke kegiatan lain” Jelasnya.

” Pertama harus kita bayar hutang hutang kita 2017 lalu, kemudian tutupi devisit kita yang kurang lebih 300 miliar, dan minimal perencanaan anggaran 2019 sudah agak normal dan tidak seperti sekarang ini” Katanya. (Andrian)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here