Kepala Dikbud Muna, Ashar Dulu

Raha, Koransultra.com – Kasus dugaan pencabulan terhadap Sembilan Murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Lasalepa, Kabupaten Muna, berbuntut panjang.

Pasalnya, selain menjalani proses hukum, ke dua pelaku yang berstatus guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekolah Dasar itu juga terancam dipecat.

“Setelah proses hukum berjalan, kami akan melayangkan surat kepada Inspektorat untuk segera dilakukan pemecatan,” tegas kepala Dinas Pendidikan Kebudyaan (Dikbud) Muna, Ashar, Rabu (14/11/2018).

IKLAN KPU

Tindakan ke dua pelaku kata dia, sangat tidak wajar dan sangat mencoreng dunia pendidikan. Apalagi status ke Dua nya sebagai abdi negara yang dimana fungsinya sebagai panutan dan memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya.

“Selain terancam dipecat, kemungkinan mereka tidak menerima tunjangan sertifikasi. Sebab, dalam petunjuk operasi, kalau tidak masuk mengajar selama 3 hari maka tunjangannya juga akan hilang,” katanya.

“Menurut informasi pelakunya sudah diamankan di Mapolres Muna,” tambahnya.

Atas insiden memalukan tersebut lanjut dia, pihak Dikbud Muna rencananya bakal mengunjungi Sekolah tersebut untuk melakukan apel bersama.

“Kami bakal melakukan cara supaya biar mengurangi beban psikologi korban,” katanya.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here