Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, Rustam, Foto : Bensar

Raha, Koransultra.com Kurang lebih ada sepuluh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang diduga terlibat tindak pidana korupsi, terancam bakal diberi sangsi keras berupa pemecatan.

IKLAN KPU

Pemberhentian secara tidak hormat pada sejumlah ASN di Muna itu, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai.

“Jadi kita sudah menerima salinan putusan pengadilan tipikor Kendari, tinggal dikaji saja. Hasilnya nanti disetor di Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, Rustam, Rabu 28 November 2018.

Bedasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), Mendagri, MenPAN-RB dan BKN telah meneken SKB untuk menindak ASN yang terlibat kasus korupsi.

“Bagi ASN tipikor yang berkekuatan hukum putusanya sekarang masi dikaji bersama tim, Asisten I, Kabag Hukum, Inspektorat dan Sekda,” katanya.

Dikatakannya, saat ini ada gugatan secara perseorangan di Mahkama Konstitusi (MK) terkait SKB tiga Menteri penajatuhan sangsi dispilin bagi ASN.

“Kecemasan kami yaitu mengambil keputusan yang berbeda dengan putusan MK. Makanya kami hati-hati dalam rangka ini, jangan sampai dikena Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, ” ujarnya.

Semnatara itu, Pejabat Pembina Kepegawain (PPK) telah diberi penegasan waktunya pada 31 Desember 2018.

“Jika tidak mengambil tindakan maka yang akan ditindaki PPK sendiri,” ketusnya.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here