Bupati Kolaka Didemo, Setelah Lantik Kades Popalia Foto: Asri Joni

Kolaka, Koransultra.com – Ratusan Massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Ketidakadilan (GMPK) Kabupaten Kolaka, demonstrasi di halaman kantor DPRD Kolaka, Senin (28/1/2019).

Warga menilai pelantikan Kepala Desa (Kades) Popalia, Kecamatan Tanggetada, Yusran inprosedural atau cacat hukum.

Korlap aksi Jabir, menyayangkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka, yang tidak memperhatikan aduan warga yang sebelumnya telah melakukan gugatan pada proses Pemilihan Kepala Desa di Popalia. Yang juga sebelumnya telah dilakukan pertemuan antara penggugat bersama Pemda Kolaka dan DPRD.

“Kami sangat sayangkan tidak adanya perhatian dari Bupati Kolaka untuk menyelesaikan dugaan sengketa pilkades di Popalia,” ujar Jabir.

Bupati Kolaka Didemo, Setelah Lantik Kades Popalia Foto: Asri Joni

Dikatakan Jabir pihaknya juga ikut kecewa atas tindakan Bupati Kolaka Ahmad Safey yang tidak menyambut aspirasi masyarakat yang diadukan lewat aksi damai.

“Saya sebagai korlap yang mengawal aspirasi masyarakat sangat kecewa dengan Pemda Kolaka yang tidak menyambut aspirasi warga yang diutarakan lewat aksi damai ini,” terang Jabir. 

Sebagai aksi kekecewaan, massa membakar kostum bersablon akronim “SMS-Berjaya” (Safey Milik Semua – Bersama Jayadin).

Massa membakar kostum bersablon akronim SMS-Berjaya sebagai bentuk kecewa Foto: Asri Joni

Selain itu, massa juga menuding Bupati Kolaka tidak tegas dalam menindak pilkades Popalia yang penuh dengan kecurangan. 

“Salah satu tuntutan dugaan sengketa Pilkades di Popalia yaitu dugaan penyelewengan oknum Panitia, yaitu jumlah daftar hadir pada Penyelenggaraan Pilkades Popalia pada 18 Desember 2018 lalu. Dari 845 orang wajib pilih, tidak sama dengan hasil rekapitulasi yang berjumlah 819 suara. Selain itu jumlah surat suara tidak sama dengan jumlah surat suara yang tercoblos pada kotak suara,” jelas Jabir. 

Lebih lanjut Jabir mengatakan, tujuh orang panitia dan empat orang saksi sudah menyetujui dan menandatangani berita acara Pilkades Popalia dinilai bermasalah,  dan sudah diserahkan ke pihak Dinas PMD Kolaka. 

Masa berjanji bakal melakukan aksi yang sama dengan massa yang lebih banyak lagi, jika tuntutan mereka tidak disahuti.

Kontributor : Asri Joni 

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here